Tekanan global belum surut, IHSG berpotensi rebound
IHSG pekan ini berpotensi rebound jika bertahan di atas 6.950, meski ketegangan Iran-AS dan reformasi pasar modal mempengaruhi arus dana asing.
IHSG pekan ini berpotensi rebound jika bertahan di atas 6.950, meski ketegangan Iran-AS dan reformasi pasar modal mempengaruhi arus dana asing.
Harga minyak naik akibat ketegangan AS-Venezuela, mempengaruhi saham ENRG. Analis merekomendasikan beli dengan target harga Rp1.906.
Wall Street melemah akibat data ekonomi AS yang mengecewakan, investor menunggu sinyal kebijakan The Fed. Indeks utama turun, sektor energi tertekan.
Harga minyak global naik akibat ekspektasi pemangkasan suku bunga AS dan ketegangan geopolitik di Venezuela dan Ukraina, memicu kekhawatiran gangguan pasokan.
Harga minyak global naik didorong spekulasi pemangkasan suku bunga AS dan pembicaraan damai Rusia-Ukraina. Brent naik 1,3% ke US$63,34, WTI ke US$58,83.
Saham emiten afiliasi politisi seperti WIFI dan RAJA menunjukkan penguatan di tengah meredanya tensi politik, dengan prospek positif berkat kinerja dan sentimen pasar.