January effect bikin IHSG ATH dua hari perdagangan beruntun

IHSG mencetak rekor ATH dua hari berturut-turut di awal Januari 2026, didorong oleh January Effect dan kondisi makro ekonomi yang solid.

IHSG sesi I naik 0,65% ke 8.804, saham migas MEDC & ENRG cs kompak menguat

IHSG sesi I ditutup naik 0,65% ke level 8.804,84 dengan saham migas MEDC & ENRG menguat. Optimisme pasar didorong oleh Santa Claus Rally dan January Effect.

Menanti Taji Saham Blue Chip Memasuki Era Duku Bunga Rendah 2026

Saham blue chip perbankan diprediksi pulih di 2026 dengan pelonggaran moneter, meski 2025 melemah. Rotasi sektor ke finansial bisa dorong IHSG.

Lesunya pasar komoditas membebani laju IHSG menuju rekor ATH baru

IHSG sesi I melemah tipis 0,002% ke 8.649. Lesunya harga komoditas dan pelemahan pasar global menghambat laju indeks menuju rekor ATH baru.

Sinyal Dovish The Fed dan Window Dressing Dorong Prospek IHSG Akhir 2025

IHSG diproyeksikan tetap menguat jelang penutupan 2025, didorong oleh window dressing, sentimen global, serta ekspektasi suku bunga The Fed.

Dividen Jumbo Rp11,42 Triliun: Kinerja Gemilang, Peluang Investasi 2025?

Dividen interim Rp11,42 triliun dari 31 emiten sinyal kesehatan keuangan 2025, namun tak menjamin prospek 2026 karena proyeksi harga komoditas melandai.

Harga Komoditas Naik: Saham MIND ID, ANTM, PTBA Langsung Melonjak!

Saham-saham tambang Muamalat.co.id seperti PTBA dan ANTM menguat seiring dengan sentimen positif dari kenaikan harga batu bara dan emas, serta kebijakan baru.