Pasar saham RI rebound, IHSG ditutup naik 1,10% ke 6.162 pada Jumat (22/5)
IHSG menguat 1,10% ke 6.162,05 pada Jumat (22/5/2026) setelah sebelumnya selalu ditutup di zona merah sepanjang pekan.
IHSG menguat 1,10% ke 6.162,05 pada Jumat (22/5/2026) setelah sebelumnya selalu ditutup di zona merah sepanjang pekan.
Indeks Bisnis-27 menambah 8 saham baru, termasuk MBMA dan BRMS, untuk periode Mei-Oktober 2026, meningkatkan daya tarik dan peluang investasi bagi investor.
IHSG turun 6,61% dalam sepekan, menghapus Rp899 triliun market cap. Meski volume transaksi naik, nilai transaksi harian turun.
Bursa Efek Indonesia (BEI) menampilkan data kepemilikan saham dengan konsentrasi tinggi, dengan saham BREN, DSSA hingga LUCY termasuk dalam kategori ini.
IHSG diprediksi reli setelah Mahkamah Agung AS anulir tarif Trump, memberi sentimen positif jangka pendek dan panjang. Investor disarankan cermati sektor potensial.
IHSG tertekan, namun Menkeu Purbaya optimis rebound dan ekonomi tumbuh 6% berkat fundamental kuat dan respons cepat pemerintah.
Presiden Prabowo menegaskan dukungan pemerintah terhadap pasar keuangan Indonesia di tengah gejolak. OJK menunjuk pejabat baru untuk menjaga stabilitas.
TBS Energi Utama (TOBA) berencana melakukan buyback saham senilai maksimal Rp586,27 miliar untuk menjaga stabilitas harga saham.
Sebanyak 2,9% dari 207,8 ribu investor saham syariah di Indonesia berasal dari Sumatra Utara per Oktober 2025.
Right issue adalah aksi korporasi yang memungkinkan investor membeli saham baru dengan harga diskon, mempertahankan kepemilikan, atau menjual hak.