Era baru IPO 2026: BUMN absen, swasta siap jadi mercusuar pasar modal
Pada 2026, IPO di Indonesia akan didominasi oleh perusahaan swasta, bukan BUMN. BEI menargetkan 50 IPO baru, fokus pada emiten berkualitas.
Pada 2026, IPO di Indonesia akan didominasi oleh perusahaan swasta, bukan BUMN. BEI menargetkan 50 IPO baru, fokus pada emiten berkualitas.
Daya tarik SBN ritel tetap kuat meski suku bunga BI turun di 2026, didukung pertumbuhan investor dan penerbitan surat utang tenor pendek oleh pemerintah.
Direktur PT Janu Putra Sejahtera Tbk. (AYAM) membeli 35,26 juta saham AYAM, meningkatkan kepemilikan menjadi 1,68%.
Kontribusi investor ritel di BEI naik jadi 50% pada 2025. OJK fokus pada perlindungan dan edukasi untuk mencegah manipulasi pasar dan mendorong investasi berkelanjutan.
Investor pasar modal memiliki waktu lima tahun untuk klaim saham tidak bertuan sesuai POJK 9/2025. KSEI dan OJK memfasilitasi proses dematerialisasi.
TBS Energi Utama (TOBA) berencana melakukan buyback saham senilai maksimal Rp586,27 miliar untuk menjaga stabilitas harga saham.
Permintaan pasar terhadap obligasi korporasi diproyeksikan akan cenderung positif pada tahun mendatang.
Pasar saham Indonesia menguat dengan IHSG mencapai rekor tertinggi 8.777 pada Desember 2025, didorong aliran dana asing dan peningkatan investor domestik.
PT Morris Capital Indonesia (MCI) membeli 2 juta saham PIPA, meningkatkan kepemilikan menjadi 49,92% untuk memperkuat posisi sebagai pemegang saham pengendali.
Menteri Keuangan Purbaya janji insentif pasar modal jika praktik saham gorengan diberantas. OJK dan BEI bentuk satgas untuk penegakan hukum.