IHSG ambrol imbas MSCI, DPR minta bursa dan OJK berbenah
IHSG anjlok akibat penilaian MSCI, DPR meminta Bursa Efek Indonesia dan OJK untuk berbenah sekaligus bersikap kritis.
IHSG anjlok akibat penilaian MSCI, DPR meminta Bursa Efek Indonesia dan OJK untuk berbenah sekaligus bersikap kritis.
Pengumuman MSCI tentang pembekuan rebalancing indeks dapat memicu perbaikan pasar saham Indonesia dengan meningkatkan kredibilitas dan kepercayaan investor.
Penangguhan rebalancing MSCI mengguncang IHSG, turun 7,35%. Emiten disarankan tingkatkan transparansi data untuk penuhi standar global dan kurangi risiko tata kelola.
Indeks LQ45 diprediksi mengungguli IHSG pada 2026 usai rebalancing, didorong oleh masuknya saham baru dan sektor energi terbarukan yang menarik investor.
IHSG pekan depan dipengaruhi stabilisasi rupiah dan arus dana asing. Pasar menanti suku bunga The Fed dan data ekonomi AS untuk menentukan arah risiko global.
Prospek reksa dana saham 2026 didorong dividen dan perbaikan kinerja emiten, meski IHSG tinggi. Panin Asset Management targetkan AUM Rp17 triliun.
Investor asing Muamalat.co.id buy Rp7,3 triliun di pasar saham Indonesia pada 2026, dengan saham BBRI, PTRO, dan BMRI menjadi sasaran utama. IHSG naik 4,96% YtD.
Dividen interim BRI (BBRI) dan Bank Mandiri (BMRI) akan masuk ke rekening pemegang saham pekan depan.
IHSG menguat 0,13% ke 8.936,75 didorong saham BBCA, DSSA, dan AMMN. Penguatan ini terjadi di tengah sentimen defisit APBN dan peningkatan cadangan devisa.
Investor asing tertarik ke pasar saham Indonesia pada 2026 karena stabilitas ekonomi, valuasi menarik, dan potensi pemangkasan suku bunga.