IHSG sesi I naik 0,65% ke 8.804, saham migas MEDC & ENRG cs kompak menguat
IHSG sesi I ditutup naik 0,65% ke level 8.804,84 dengan saham migas MEDC & ENRG menguat. Optimisme pasar didorong oleh Santa Claus Rally dan January Effect.
IHSG sesi I ditutup naik 0,65% ke level 8.804,84 dengan saham migas MEDC & ENRG menguat. Optimisme pasar didorong oleh Santa Claus Rally dan January Effect.
Wall Street menguat didorong reli saham teknologi, dengan S&P 500 naik 0,60% dan Nasdaq 0,55%.
Wall Street menguat didorong saham teknologi seperti Nvidia dan Oracle, meski sektor konsumer tertekan. Optimisme AI dan data inflasi AS turut mempengaruhi pasar.
Pasar saham Indonesia berpotensi menguat akhir tahun berkat Santa Claus Rally, dengan saham seperti BMRI, ASII, dan ANTM diproyeksikan naik.
Saham LQ45 berpotensi rebound karena pemangkasan suku bunga The Fed, meski reli besar kemungkinan selektif. Sektor bank dan properti bisa memanfaatkan momentum ini.
Investor asing mengalirkan dana Rp3,9 triliun ke pasar saham Indonesia, dengan saham BMRI dan BBCA menjadi incaran utama. IHSG naik 0,52% pekan ini.
Peluang Santa Claus Rally di IHSG terbuka, namun risiko global seperti kebijakan The Fed dan profit taking bisa menahan laju penguatan pasar saham akhir 2025.
Saham peritel seperti AMRT dan MAPI diproyeksikan naik akhir tahun berkat Santa Claus Rally, didorong belanja konsumen saat Natal dan Tahun Baru.
Dana asing sebesar Rp4,23 triliun masuk ke pasar saham Indonesia dalam sepekan, dengan saham BBCA hingga UNVR diborong. IHSG naik 4,50% ke 8.271,72.
Saham infrastruktur menguat didorong dana SWF Danantara, meski IHSG koreksi. Rotasi saham terjadi, dipicu kebijakan fiskal dan sentimen pasar positif.