Sektor saham terdampak konflik AS–Venezuela, dari energi hingga emas
Konflik AS-Venezuela berdampak terbatas pada IHSG, namun mempengaruhi sektor minyak, gas, dan emas. Harga emas naik, menjadi sentimen positif bagi saham emas.
Konflik AS-Venezuela berdampak terbatas pada IHSG, namun mempengaruhi sektor minyak, gas, dan emas. Harga emas naik, menjadi sentimen positif bagi saham emas.
Pasar saham Indonesia 2025 didominasi saham teknologi, IDXTECHNO naik 143,55% ytd. Saham sektor lain juga menguat, namun IDXFINANCE dan IDXNONCYC tertinggal.
Sektor konsumer dan properti absen dari pipeline IPO akhir 2025, sementara sektor finansial mendominasi. BEI mencatat 26 perusahaan baru dengan total dana Rp18,11 triliun.
Bursa saham AS melemah akibat kekhawatiran investasi AI, dengan sektor teknologi turun signifikan.
IHSG berpotensi tembus 9.000 akhir 2025, namun dibayangi kebijakan The Fed. Investor disarankan buy on weakness pada saham fundamental kuat.
Saham bank besar dan konsumer siklikal rawan profit taking usai IHSG cetak rekor ATH, sementara sektor energi dan infrastruktur diprediksi lebih stabil.
Saham PT Futura Energi Global Tbk (FUTR) melonjak 25% setelah akuisisi oleh PT Aurora Dhana Nusantara, mencapai batas ARA di BEI pada 25/9/2025.
Saham sektor energi naik 1,25% didorong ekspansi emiten migas seperti MEDC, PTRO, dan ENRG, menarik minat investor asing dan Muamalat.co.id buy.
IHSG tembus rekor baru di level 8.051 pada pekan ketiga September 2025, ditopang lonjakan sektor industri, teknologi, dan energi.
Masuknya DSSA dan CUAN ke dalam MSCI Global Standard Index diproyeksikan memicu aliran dana asing jelang tanggal efektif.