Sektor konsumer dan properti absen dari pipeline IPO akhir tahun 2025

Sektor konsumer dan properti absen dari pipeline IPO akhir 2025, sementara sektor finansial mendominasi. BEI mencatat 26 perusahaan baru dengan total dana Rp18,11 triliun.

Menanti Taji Saham Blue Chip Memasuki Era Duku Bunga Rendah 2026

Saham blue chip perbankan diprediksi pulih di 2026 dengan pelonggaran moneter, meski 2025 melemah. Rotasi sektor ke finansial bisa dorong IHSG.

Rotasi sektoral, saham bank diramal topang laju IHSG 2026

Saham bank diprediksi menopang IHSG 2026 dengan rotasi sektor dari komoditas ke finansial, didukung suku bunga rendah dan potensi pemulihan earnings.

Saham perbankan tertinggal di tengah penurunan suku bunga, peluang reversal menguat

Saham perbankan melemah meski suku bunga turun, namun ada peluang reversal di 2026. Saham BBCA, BBRI, dan BMRI turun, sementara BBNI naik tipis.

BEI: Ada 8 raksasa siap IPO, Superbank cs mau susul CDIA-RATU

BEI mencatat 8 perusahaan besar antre IPO, termasuk Superbank, menyusul emiten baru seperti CDIA dan RATU.

Katalis Positif Saham Bank Himbara, 84% Dana Injeksi Pemerintah Mulai Mengucur

Saham bank Himbara naik setelah 84% dana injeksi pemerintah Rp200 triliun terealisasi, menurunkan CoF dan mendorong pertumbuhan kredit hingga 10% YoY akhir 2025.

IHSG Pekan Ini Tembus ATH Baru, Simak Sektor Saham yang Berpotensi Menguat ke Depan

IHSG mencapai rekor tertinggi baru di 8.394,59 pada 3-7 November 2025. Sektor infrastruktur dan energi memimpin penguatan, sementara properti melemah.

Saham Teknologi & Industri Melesat, IHSG Naik! Sektor Finansial Tertinggal?

IHSG tembus rekor baru di level 8.051 pada pekan ketiga September 2025, ditopang lonjakan sektor industri, teknologi, dan energi.

10 Perusahaan Siap IPO: Lighthouse Akhir Tahun? Ratu & CDIA Ikut!

BEI mencatat 10 perusahaan dalam pipeline IPO, dengan 2 di antaranya berpotensi menjadi IPO lighthouse tahun ini. OJK memproses pendaftaran IPO senilai Rp5,3 triliun.

September Effect Hantui IHSG: Asing Kabur Rp4,18 Triliun!

Investor asing Muamalat.co.id sell Rp4,18 triliun pada 1-4 September 2025, menekan saham big cap dan menambah volatilitas IHSG di tengah September Effect.