BI Burden Sharing: Dari Pandemi hingga Cita-Cita Prabowo
BI kini fokus pada burden sharing untuk mendukung program prioritas Presiden Prabowo, Asta Cita, setelah sebelumnya digunakan untuk penanganan pandemi.
BI kini fokus pada burden sharing untuk mendukung program prioritas Presiden Prabowo, Asta Cita, setelah sebelumnya digunakan untuk penanganan pandemi.
IHSG terkoreksi 1,53% ke 7.830,49 akibat gejolak sosial-politik RI. Meski tren kuartal IV biasanya bullish, ketidakstabilan politik bisa menghambat.
LPS menurunkan bunga penjaminan ke 3,75%, mengikuti BI Rate 5%. Sejumlah pengamat perbankan mengkhawatirkan dampak dari gap 1,25%.
Modal asing Rp910 miliar masuk ke pasar saham Indonesia pada 19-21 Agustus 2025, meski aliran modal asing tahun ini masih minus Rp67,19 triliun.
Volume transaksi QRIS di Kepri mencapai 4 juta pada Juli 2025. BI Kepri mengadakan kampanye “QRIS Jelajah Indonesia 2025” untuk meningkatkan literasi dan penggunaan QRIS dengan memadukan budaya lokal.
Bank Indonesia memproyeksikan ekonomi RI tumbuh 4,6%-5,4% pada 2025, didorong investasi, ekspor, belanja pemerintah, dan kebijakan moneter yang pro-pertumbuhan.
Bank Indonesia memproyeksikan defisit transaksi berjalan 2025 di kisaran 0,5-1,3% PDB, didukung surplus modal dan finansial serta persepsi positif investor.
Bank Indonesia menurunkan suku bunga acuan menjadi 5% untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, dengan dampak yang diharapkan terasa dalam 4 bulan.
Bank Indonesia mengurangi SRBI menjadi Rp720,01 triliun untuk meningkatkan likuiditas pasar hingga Agustus 2025, sambil menurunkan BI Rate menjadi 5% untuk memperkuat transmisi suku bunga.
Bank Indonesia menurunkan BI Rate 25 bps ke 5% untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Inflasi terkendali, rupiah stabil, dan ada ruang penurunan lebih lanjut.