BUMI Terbang Tinggi! Saham Masuk 3 Indeks Sekaligus: Peluang Rebalancing?
Saham Bumi Resources (BUMI) masuk ke indeks LQ45, IDX80, dan Bisnis-27 pada rebalancing BEI, berlaku 3 Nov 2025 hingga 30 Jan 2026.
Saham Bumi Resources (BUMI) masuk ke indeks LQ45, IDX80, dan Bisnis-27 pada rebalancing BEI, berlaku 3 Nov 2025 hingga 30 Jan 2026.
BEI suspensi saham SOHO dan GLOB mulai 27 Oktober 2025 karena lonjakan harga signifikan. Investor diimbau pertimbangkan keputusan investasi dengan cermat.
Bursa Efek Indonesia mencatat 13 calon emiten dalam pipeline IPO 2025. Minat investor tinggi, dipengaruhi stabilitas makro dan kekuatan konglomerasi.
Nilai aset reksa dana saham turun 20,07% yoy di Agustus 2025 meski IHSG naik 10,6%. Penurunan dipicu turunnya indeks LQ45 dan pergeseran investasi.
Chengdong melanjutkan aksi jual saham BUMI sehingga total kepemilikannya di bawah 9%.
IHSG fluktuatif menanti keputusan BI Rate, saham bank besar seperti BBCA, BBRI, dan BMRI menguat. Investor menunggu penurunan BI Rate jadi 4,5%.
PT Sidomulyo Selaras Tbk. (SDMU) mendapat persetujuan pemegang saham untuk private placement Rp61,35 miliar guna memperbaiki posisi keuangan.
PT Harta Djaya Karya (MEJA) mencatat lonjakan saham beredar menjadi 1,918 miliar lembar pada Oktober 2025, didorong konversi Waran Seri I oleh investor.
Investor asing memburu saham BBCA, EMAS, ANTM, dan RAJA saat IHSG anjlok 2,57% akibat tensi dagang Muamalat.co.id buy asing capai Rp3,03 triliun.
Menkeu Purbaya menilai koreksi IHSG akibat profit taking wajar terjadi. IHSG turun 2,57% ke 7.915,66, dipengaruhi sentimen global dan aksi broker.