IHSG sepekan ATH ke 9.075 didorong aksi beli asing hingga nilai transaksi
IHSG mencapai rekor tertinggi 9.075, didorong aksi beli asing dan lonjakan nilai transaksi, meski volume perdagangan harian menurun.
IHSG mencapai rekor tertinggi 9.075, didorong aksi beli asing dan lonjakan nilai transaksi, meski volume perdagangan harian menurun.
Saham milik konglomerat seperti BRPT hingga RATU menjadi top laggards IHSG 2026 akibat valuasi premium dan aksi profit taking, di tengah rotasi sektor energi.
IHSG naik 2,16% ke 8.936,75 pada awal 2026, kapitalisasi pasar BEI capai Rp16.301 triliun. Volume transaksi harian melonjak 48,08% jadi 61,78 miliar saham.
IHSG naik 2,16% ke 8.936,75 pada awal 2026, kapitalisasi pasar BEI capai Rp16.301 triliun. Volume transaksi harian melonjak 48,08% jadi 61,78 miliar saham.
IHSG awal 2026 mencapai rekor baru 8.859, didorong saham blue chips BYAN, DCII, AMMN, dan ASII. January Effect dan data ekonomi positif mendukung penguatan.
IHSG berpotensi cetak rekor baru meski dibayangi ketegangan AS-Venezuela, didorong January Effect dan akumulasi investor asing.
Eastspring Indonesia fokus alokasi aset pada sektor yang diuntungkan kebijakan pemerintah untuk strategi reksa dana saham 2026.
Memasuki 2026, investor dihadapkan pada pilihan investasi saham, emas, obligasi, dan kripto.
Menkeu Purbaya optimis IHSG tembus 10.000 pada 2026 dengan kebijakan ekonomi sinkron dan pertumbuhan ekonomi 6%.
Saham bank diprediksi menopang IHSG 2026 dengan rotasi sektor dari komoditas ke finansial, didukung suku bunga rendah dan potensi pemulihan earnings.