IHSG berpeluang rebound terbatas, pasar cermati efek tenggat waktu Trump ke Iran
IHSG berpotensi rebound terbatas ke 7.020-7.050, dipengaruhi ketegangan AS-Iran. Investor waspada jika gagal tembus 7.050, rentan koreksi.
IHSG berpotensi rebound terbatas ke 7.020-7.050, dipengaruhi ketegangan AS-Iran. Investor waspada jika gagal tembus 7.050, rentan koreksi.
IHSG berpotensi rebound ke 7.150-7.200 pekan ini, meski tekanan jual dan sentimen global masih membayangi. Saham JPFA, TAPG, dan MBMA jadi rekomendasi BRI Danareksa.
IHSG tertekan, namun Menkeu Purbaya optimis rebound dan ekonomi tumbuh 6% berkat fundamental kuat dan respons cepat pemerintah.
Bank Indonesia menahan suku bunga di 4,75%, IHSG terkoreksi 0,11% ke 8.677. Meski bullish, momentum IHSG melambat dengan proyeksi konsolidasi jangka pendek.
IHSG diproyeksi rebound pada 16/10/2025, fokus pada saham EMTK, TLKM, dan ACES. IHSG masih di atas level 8.000, meski koreksi berlanjut.
IHSG menguat 0,47% pekan ini, dipimpin CBRE naik 86,60%. Top gainers lainnya: SOSS, POLU, TMPO.
Prospek laba emiten diperkirakan positif pada semester II/2025 berkat lonjakan konsumsi, sektor konstruksi, dan tren penurunan suku bunga turun.
Reksa dana saham Manulife AM (MAMI) tumbuh 9,7% di 2025, dengan dana kelolaan Rp8,3 triliun. MAMI fokus pada saham domestik dengan potensi earnings atraktif.