Lesunya pasar komoditas membebani laju IHSG menuju rekor ATH baru

IHSG sesi I melemah tipis 0,002% ke 8.649. Lesunya harga komoditas dan pelemahan pasar global menghambat laju indeks menuju rekor ATH baru.

IHSG rawan koreksi ke level 8.000, simak saham rekomendasi MNC Sekuritas

IHSG diprediksi rawan koreksi ke level 8.000. MNC Sekuritas rekomendasikan saham ELSA, CBDK, HRUM, dan RATU untuk strategi investasi.

IHSG sepekan naik 0,32% ke 8.660, nilai transaksi harian BEI tembus Rp30,29 triliun

IHSG sepekan menguat 0,32% ke level 8.660,49 dengan rata-rata nilai transaksi harian BEI naik 41,95% menjadi Rp30,29 triliun.

IHSG ditutup melemah 0,92% ke level 8.620, saham tambang masih panas

IHSG melemah 0,92% ke 8.620 pada 11 Desember 2025, dengan saham tambang menguat. Pasar masih konsolidasi, fokus pada kebijakan moneter global.

OJK: Pasar saham RI berjaya, dana asing mengalir deras

Pasar saham Indonesia menguat dengan IHSG mencapai rekor tertinggi 8.777 pada Desember 2025, didorong aliran dana asing dan peningkatan investor domestik.

Mandiri Sekuritas: IHSG level 9.000 tinggal tunggu waktu

Mandiri Sekuritas optimis IHSG capai 9.000, didorong investor ritel dan sektor konsumer, perbankan, telekomunikasi, ritel, serta pertambangan.

Potensi akumulasi asing di pasar saham dorong laju IHSG

IHSG diprediksi menguat didorong akumulasi asing dan potensi pelonggaran moneter The Fed. Investor disarankan buy on weakness pada saham uptrend.