IHSG Dibuka Loyo ke 8.119, Saham AMMN, BBCA & UNVR Kompak Hijau
IHSG hari ini dibuka melemah ke 8.119,35 pada 17 Oktober 2025, meski saham AMMN, BBCA, dan UNVR menguat.
IHSG hari ini dibuka melemah ke 8.119,35 pada 17 Oktober 2025, meski saham AMMN, BBCA, dan UNVR menguat.
Gencatan senjata Timur Tengah hanya berdampak sesaat pada pasar saham, kini ketegangan AS-China memicu kenaikan harga emas dan risiko arus keluar dana asing.
IHSG diproyeksi menguat ke level resistance 8.300, investor disarankan perhatikan saham ADMR, PGEO, MYOR, dengan potensi buy on weakness dan speculative buy.
IHSG diprediksi menguat pada 13/10/2025, dengan target 8.294-8.365. Analis merekomendasikan saham BIRD, MYOR, PGEO, dan TKIM untuk dibeli. IHSG mencapai rekor tertinggi minggu ini.
Sejumlah saham seperti NTBK, TRIN, hingga COCO bahkan melesat ratusan persen saat IHSG beberapa kali mencetak rekor tertingginya sepanjang masa selama pekan ini
IHSG berpotensi menguat di akhir 2025 meski investor asing keluar. Likuiditas domestik dan saham konglomerasi jadi penopang, namun perlu dukungan sektor lain.
IHSG mencetak rekor baru meski ada shutdown AS. Dampak positif terlihat dari apresiasi rupiah dan aliran modal asing. Namun, ketidakpastian bisa memicu risiko.
IHSG diprediksi bergerak konsolidasi di rentang 8.080-8.180. Saham pilihan: BREN, TOBA, CTRA. Investor menanti data cadangan devisa dan pidato The Fed.
IHSG menguat 0,23% pekan ini, didukung saham BRMS, BREN, dan EMTK. Kapitalisasi pasar BEI naik 1,29% menjadi Rp15.079 triliun.
IHSG naik 0,23% ke 8.118,30, kapitalisasi pasar BEI capai Rp15.079 triliun. Transaksi harian naik, namun nilai transaksi turun 11,24% jadi Rp25,02 triliun.