Tarif Trump dibatalkan: pasar saham & yield obligasi AS naik, dollar melemah
Mahkamah Agung AS membatalkan tarif Trump, memicu kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS dan pelemahan dolar, sedangkan pasar saham bergerak moderat.
Mahkamah Agung AS membatalkan tarif Trump, memicu kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS dan pelemahan dolar, sedangkan pasar saham bergerak moderat.
Outlook negatif Moody’s untuk Indonesia menekan minat IPO dan rights issue, meningkatkan risiko pasar modal dan biaya pendanaan. IHSG sulit kembali ke level 9.000.
Donald Trump mencalonkan Kevin Warsh sebagai Ketua The Fed menggantikan Jerome Powell, memicu spekulasi pasar keuangan. Warsh dikenal “hawkish” dan kritis terhadap kebijakan fiskal AS.
Bursa saham AS di Wall Street melemah akibat kenaikan yield obligasi dan data manufaktur. Investor menanti keputusan suku bunga The Fed pekan depan.
Modal asing keluar bersih Rp2,71 triliun dari pasar keuangan RI pada 22-25 Sep 2025, meski saham diburu dengan masuk bersih Rp4,51 triliun. Risiko investasi meningkat.
Harga emas diproyeksikan bullish jelang pengumuman suku bunga The Fed, didorong ekspektasi pemotongan suku bunga dan pelemahan dolar AS.
Dolar AS menguat tipis di tengah kekhawatiran politisasi The Fed oleh Trump, yang mengancam independensi bank sentral dan memicu ketidakpastian pasar.
Bursa Asia melemah setelah Trump pecat Gubernur The Fed Lisa Cook, memicu kekhawatiran independensi bank sentral dan mengguncang pasar global.
Pasar saham AS menguat dan yield obligasi turun usai data inflasi Juli 2025 dirilis.
Obligasi Indonesia diprediksi unggul di Asia saat The Fed turunkan suku bunga, didukung imbal hasil tinggi dan potensi pelonggaran moneter oleh Bank Indonesia.