Asa indeks LQ45 lampaui performa IHSG usai rebalancing
Indeks LQ45 diprediksi mengungguli IHSG pada 2026 usai rebalancing, didorong oleh masuknya saham baru dan sektor energi terbarukan yang menarik investor.
Indeks LQ45 diprediksi mengungguli IHSG pada 2026 usai rebalancing, didorong oleh masuknya saham baru dan sektor energi terbarukan yang menarik investor.
Saham blue chip kalah performa Muamalat.co.id buy asing Rp30 triliun di semester II/2025, dengan LQ45 tumbuh 3,25% ytd, di bawah IHSG yang naik 21,61% ytd.
Pembelian saham BUMI oleh BlackRock dan Dimensional pada Hari Pahlawan tersebut dilakukan masing-masing sebanyak 3,15 juta lembar dan 91,60 juta lembar.
Saham Bumi Resources (BUMI) masuk ke indeks LQ45, IDX80, dan Bisnis-27 pada rebalancing BEI, berlaku 3 Nov 2025 hingga 30 Jan 2026.
Nilai aset reksa dana saham turun 20,07% yoy di Agustus 2025 meski IHSG naik 10,6%. Penurunan dipicu turunnya indeks LQ45 dan pergeseran investasi.
Masih ada saham diskon di indeks LQ45 jelang pengumuman inflasi September 2025.
Indeks LQ45 naik 0,14% didorong saham Grup Astra, meski BBCA dan TLKM menekan. JP Morgan optimis pada Astra dengan target harga Rp6.250.