Wall Street menguat, indeks S&P 500 cetak rekor berkat saham AI
Wall Street menguat dengan S&P 500 cetak rekor berkat saham AI. Saham Nvidia, Microsoft, dan Amazon naik, sementara sektor material memimpin kenaikan.
Wall Street menguat dengan S&P 500 cetak rekor berkat saham AI. Saham Nvidia, Microsoft, dan Amazon naik, sementara sektor material memimpin kenaikan.
Wall Street menguat didorong saham semikonduktor dan optimisme AI, dengan S&P 500 naik 0,62%, Nasdaq 0,61%, dan Dow Jones 1,02% pada 6 Januari 2026.
Wall Street menguat didorong reli saham teknologi, dengan S&P 500 naik 0,60% dan Nasdaq 0,55%.
Wall Street menguat didorong saham teknologi seperti Nvidia dan Oracle, meski sektor konsumer tertekan. Optimisme AI dan data inflasi AS turut mempengaruhi pasar.
Bursa saham AS di Wall Street melemah akibat kenaikan yield obligasi dan data manufaktur. Investor menanti keputusan suku bunga The Fed pekan depan.
Harga emas naik akibat ketidakpastian geopolitik Ukraina dan prospek suku bunga The Fed. Emas spot di US$4.070,39 per troy ounce, turun 0,17%.
Saham teknologi jatuh, Wall Street melemah setelah peringatan bank besar tentang potensi gelembung pasar. Nasdaq turun 1,58%, sektor teknologi tertekan.
Investor Wall Street bersiap hadapi laporan keuangan pekan ini. Fokus pada kebijakan The Fed, valuasi saham, dan dampak AI. Penutupan pemerintah AS menambah ketidakpastian.
Bursa AS mencetak rekor tertinggi didorong lonjakan saham Nvidia dan optimisme laporan keuangan Muamalat.co.id.
IHSG diprediksi menguat setelah Wall Street ditutup positif, didorong ekspektasi penurunan suku bunga The Fed. Saham Tesla dan Alphabet melonjak, sementara Nvidia tertekan.