Potensi reli IHSG usai Mahkamah Agung AS anulir tarif Trump
IHSG diprediksi reli setelah Mahkamah Agung AS anulir tarif Trump, memberi sentimen positif jangka pendek dan panjang. Investor disarankan cermati sektor potensial.
IHSG diprediksi reli setelah Mahkamah Agung AS anulir tarif Trump, memberi sentimen positif jangka pendek dan panjang. Investor disarankan cermati sektor potensial.
IHSG diprediksi menguat pada 23 Februari 2026, dengan saham IMPC, ARCI, dan VKTR direkomendasikan BRI Danareksa. Sentimen positif dari komunikasi OJK dan BEI.
Outlook negatif Moody’s untuk Indonesia menekan minat IPO dan rights issue, meningkatkan risiko pasar modal dan biaya pendanaan. IHSG sulit kembali ke level 9.000.
Joseph Sanusi Tjong, Presiden Direktur PT Alam Sutera Realty Tbk. (ASRI), membeli 2 juta saham ASRI senilai Rp322 juta untuk investasi langsung.
Glencore tercatat melepas sejumlah saham CITA dan NCKL, masing-masing sebanyak 248.400 lembar dan 53,09 juta lembar per 20 Januari 2026.
Direktur UNTR, Iwan Hadiantoro, membeli 40.000 saham UNTR saat harga turun akibat pencabutan IUP Martabe, meningkatkan kepemilikannya menjadi 208.100 lembar.
Cek sektor saham unggulan saat IHSG cetak rekor meski rupiah melemah. Saham ekspor diuntungkan, sementara impor tertekan.
Dividen interim RAJA akan dibagikan pada 28 Januari 2026, dengan cum date 12 Januari. Total dividen Rp105,67 miliar, Rp25 per saham.
IHSG menguat 0,13% ke 8.936,75 didorong saham BBCA, DSSA, dan AMMN. Penguatan ini terjadi di tengah sentimen defisit APBN dan peningkatan cadangan devisa.
Direktur PT Janu Putra Sejahtera Tbk. (AYAM) membeli 35,26 juta saham AYAM, meningkatkan kepemilikan menjadi 1,68%.