Era baru IPO 2026: BUMN absen, swasta siap jadi mercusuar pasar modal
Pada 2026, IPO di Indonesia akan didominasi oleh perusahaan swasta, bukan BUMN. BEI menargetkan 50 IPO baru, fokus pada emiten berkualitas.
Pada 2026, IPO di Indonesia akan didominasi oleh perusahaan swasta, bukan BUMN. BEI menargetkan 50 IPO baru, fokus pada emiten berkualitas.
BEI targetkan 50 perusahaan IPO pada 2026, termasuk Griya Idola, Vidio, dan Bank Jakarta. Rumor IPO meningkat seiring stabilnya ekonomi dan penurunan suku bunga.
Pada 2026, BEI menargetkan 50 IPO baru dengan minat investor tinggi. Meski saham IPO 2025 mencatat kenaikan signifikan, seleksi fundamental tetap penting.
IPO Superbank pada akhir 2025 memicu spekulasi pasar atas rencana PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. (EMTK) membawa Vidio melantai di bursa pada 2026.
IPO di Indonesia diprediksi lebih semarak pada 2026 meski volatilitas tinggi. Fokus pada kualitas emiten dan kondisi pasar global jadi kunci.
OJK optimis tren IPO dan rights issue akan meningkat pada 2026 didukung ekonomi stabil dan likuiditas membaik, dengan target dana pasar modal melebihi Rp220 triliun.
Mandiri Sekuritas berencana membawa IPO jumbo dari sektor sumber daya alam pada 2026. Beberapa IPO lainnya juga direncanakan, namun detailnya belum diungkapkan.