Akhiri tren! The Fed putuskan tahan suku bunga acuan di rapat Januari 2026
The Fed mempertahankan suku bunga 3,5%-3,75% pada Januari 2026, didorong oleh stabilitas ekonomi dan pasar tenaga kerja, meski inflasi masih tinggi.
The Fed mempertahankan suku bunga 3,5%-3,75% pada Januari 2026, didorong oleh stabilitas ekonomi dan pasar tenaga kerja, meski inflasi masih tinggi.
Presiden Fed New York, John Williams, menilai suku bunga saat ini tepat untuk menstabilkan pasar tenaga kerja dan mengembalikan inflasi ke target 2%.
Ketua The Fed, Jerome Powell, menghadapi ancaman dakwaan pidana dari DOJ, meningkatkan ketegangan dengan Trump yang menekan independensi The Fed.
Sejumlah katalis yang memungkinkan harga emas mencapai level lebih tinggi di sisa 2025, salah satunya ekspektasi penurunan suku bunga lanjutan The Fed.
Presiden AS Donald Trump mempertimbangkan Kevin Hassett dan Kevin Warsh sebagai calon Ketua The Fed, menggantikan Jerome Powell, dengan fokus pada kebijakan suku bunga.
Wall Street ditutup variatif; Dow naik, Nasdaq turun. The Fed sinyalkan kebijakan longgar, sektor material dan keuangan menguat, Oracle anjlok.
Wall Street menguat setelah The Fed memangkas suku bunga 25 basis poin, dengan mayoritas sektor S&P 500 naik. Proyeksi PDB AS 2026 naik jadi 2,3%.
The Fed pangkas suku bunga jadi 3,50%-3,75% pada Desember 2025, langkah ketiga berturut-turut pada tahun ini.
Harga emas turun 0,2% jelang rapat The Fed, dengan pasar menanti sinyal suku bunga. Emas diprediksi bisa mencapai US$5.000 per troy ounce di 2026.
Harga emas dunia naik akibat spekulasi Trump menunjuk Kevin Hassett sebagai Ketua The Fed, menggantikan Jerome Powell. Ketegangan geopolitik turut mempengaruhi.