The Fed Melunak? Analisis Dovish Terbaru dari JPMorgan & Bank of America
JPMorgan dan Bank of America memprediksi The Fed akan menghentikan kebijakan pengetatan neraca pada Oktober 2025, lebih cepat dari perkiraan sebelumnya.
JPMorgan dan Bank of America memprediksi The Fed akan menghentikan kebijakan pengetatan neraca pada Oktober 2025, lebih cepat dari perkiraan sebelumnya.
The Fed menaikkan suku bunga efektif menjadi 4,11% untuk ketiga kalinya dalam sebulan, mencerminkan tekanan pasar pendanaan dan potensi dampak luas pada pasar uang.
IHSG ditutup menguat ke 8.051,11 pada 19 September 2025, dengan saham BRMS, BRPT, dan BBCA melaju. Kapitalisasi pasar naik ke Rp14.661 triliun.
Ketua The Fed, Jerome Powell, menegaskan tidak ada dukungan untuk pemangkasan suku bunga 0,5%, memilih penurunan moderat 0,25% untuk menjaga stabilitas ekonomi.
Wall Street melemah jelang pengumuman The Fed soal suku bunga. Dow Jones turun 0,27%, S&P 500 turun 0,13%, dan Nasdaq turun 0,07% pada 16/9/2025.
Inflasi produsen AS turun pada Agustus 2025, memperkuat prospek pemangkasan suku bunga oleh The Fed pekan depan untuk meredam perlambatan ekonomi.
Donald Trump memilih Kevin Hassett, Christopher Waller, dan Kevin Warsh sebagai kandidat Ketua The Fed pengganti Jerome Powell.
Menteri Keuangan AS Scott Bessent menolak jadi calon Gubernur The Fed, menyisakan Kevin Hassett, Kevin Warsh, dan Christopher Waller.
Harga emas diproyeksikan naik pekan depan didorong spekulasi penurunan suku bunga The Fed, ketegangan geopolitik, dan permintaan global yang meningkat.
Ketua The Fed, Jerome Powell, sinyalkan pemangkasan suku bunga pada September 2025 karena risiko pasar tenaga kerja, meski inflasi tetap jadi perhatian.