Terang benderang deretan nama pemegang saham emiten di atas 1%
KSEI kini mempublikasikan data pemegang saham emiten di atas 1%, meningkatkan transparansi pasar modal. Data ini mencakup investor besar seperti Lo Kheng Hong.
KSEI kini mempublikasikan data pemegang saham emiten di atas 1%, meningkatkan transparansi pasar modal. Data ini mencakup investor besar seperti Lo Kheng Hong.
Joseph Sanusi Tjong, Presiden Direktur PT Alam Sutera Realty Tbk. (ASRI), membeli 2 juta saham ASRI senilai Rp322 juta untuk investasi langsung.
OJK perketat transparansi UBO dan data kepemilikan saham untuk reformasi pasar modal, tingkatkan kredibilitas investasi Indonesia dengan praktik internasional.
Prajogo Pangestu menginvestasikan Rp8,48 miliar untuk membeli 900.000 saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) pada 23 Januari 2026, meningkatkan kepemilikannya menjadi 141,68 juta saham.
Investor besar seperti T Rowe Price dan JP Morgan menjual jutaan lembar saham BBCA di tengah ramainya aksi jual asing dan koreksi harga saham BBCA kemarin.
Gozco Capital, bagian dari keluarga Wings Group, meningkatkan kepemilikan saham di Bank Neo Commerce menjadi 9,31%, menunjukkan kepercayaan pada kinerja bank.
Pemprov Jabar rencanakan tukar saham Bandara Kertajati dengan Husein Sastranegara pada 2027 untuk percepat pengembangan dan amankan aset daerah.
BEI meminta klarifikasi dari Bank Capital terkait pelepasan saham BACA oleh Bank of Singapore dalam waktu kurang dari sebulan setelah pembelian melalui skema repo.
Grup Salim mempertahankan kepemilikan saham besar di BUMI hingga 2025. Saham BUMI melonjak 238,71% dalam setahun, berpotensi masuk MSCI Index Februari 2026.
Liliawati Rahardjo, Komisaris SMRA, menambah kepemilikan saham menjadi 5,47% dengan membeli 13,06 juta lembar. Pendapatan SMRA turun 14,87% YoY, laba bersih turun 41,39%.