Harapan BUVA hingga SSIA masuk MSCI gugur, perubahan saham Indonesia dibekukan

MSCI membekukan perubahan saham Indonesia di indeks globalnya, menghambat harapan masuknya saham BUMI dan SSIA. Langkah ini untuk mengurangi risiko investasi.

MSCI bekukan rebalancing indeks untuk saham-saham asal Indonesia

MSCI menangguhkan rebalancing indeks saham Indonesia karena kekhawatiran kepemilikan terkonsentrasi. Jika tak ada perbaikan, status pasar bisa diturunkan.

Nilai transaksi saham di Malang tumbuh 151,79%

Nilai transaksi saham di Malang naik 151,79% yoy pada November 2025, didorong oleh peningkatan jumlah investor dan sentimen positif pasar.

Saham emiten grup Astra ASII, UNTR, AALI rebound sesi I perdagangan Kamis (22/1)

Saham Grup Astra seperti ASII, UNTR, dan AALI rebound setelah penurunan akibat pencabutan izin tambang. UNTR rencana buyback saham Rp2 triliun untuk stabilitas.

IPO Lighthouse diproyeksi tarik arus dana investor institusi global

BEI mulai menggeser fokus ke kualitas emiten melalui skema IPO lighthouse 2026, yang dinilai menarik minat institusi domestik dan global.

Asing net buy Rp1,06 triliun awal 2026, saham BUMI, GOTO, hingga DEWA jadi incaran

Investor asing Muamalat.co.id buy Rp1,06 triliun di awal 2026, dengan saham BUMI, GOTO, dan DEWA menjadi incaran, seiring penguatan IHSG dan kepercayaan makro.

Sektor konsumer dan properti absen dari pipeline IPO akhir tahun 2025

Sektor konsumer dan properti absen dari pipeline IPO akhir 2025, sementara sektor finansial mendominasi. BEI mencatat 26 perusahaan baru dengan total dana Rp18,11 triliun.

OJK pede tren IPO hingga rights issue merekah lagi pada 2026

OJK optimis tren IPO dan rights issue akan meningkat pada 2026 didukung ekonomi stabil dan likuiditas membaik, dengan target dana pasar modal melebihi Rp220 triliun.

Waspada jalan IHSG menuju 9.000 dibayangi arah kebijakan moneter The Fed

IHSG berpotensi tembus 9.000 akhir 2025, namun dibayangi kebijakan The Fed. Investor disarankan buy on weakness pada saham fundamental kuat.

Mandiri Sekuritas: IHSG level 9.000 tinggal tunggu waktu

Mandiri Sekuritas optimis IHSG capai 9.000, didorong investor ritel dan sektor konsumer, perbankan, telekomunikasi, ritel, serta pertambangan.