Tren Bullish Masih Kuat, IHSG Berpeluang Sentuh ATH Baru ke Level 8.600
IHSG berpotensi menembus level 8.600 didukung data ekonomi positif, penurunan suku bunga, dan likuiditas pemerintah. Momentum bullish diprediksi berlanjut.
IHSG berpotensi menembus level 8.600 didukung data ekonomi positif, penurunan suku bunga, dan likuiditas pemerintah. Momentum bullish diprediksi berlanjut.
IHSG cetak rekor ATH dua hari berturut-turut didukung investor domestik, meski investor Muamalat.co.id sell. Pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal III/2025 solid.
IHSG berpotensi profit taking akhir pekan, cermati saham ASII, INET, IMJS, dan MYOR. Perhatikan data ekonomi global dan domestik sebagai sentimen pasar.
Analis optimistis IHSG capai 8.400-8.600 di akhir 2025 Muamalat.co.id sell asing Rp47,31 triliun. Tantangan global dan domestik masih jadi perhatian.
Pasar saham Indonesia berpotensi menarik dana asing hingga 2025, meski tantangan global dan arus modal keluar masih ada. Kebijakan dalam negeri dan stabilitas ekonomi menjadi kunci.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengkritik Danantara terkait pengelolaan utang proyek Kereta Cepat dan dividen BUMN yang dialihkan ke SBN.
Dana asing keluar Rp53,96 triliun dari pasar saham RI sepanjang 2025 meski IHSG naik 13,72% ytd, dipicu kekhawatiran atas risiko fiskal dan pelemahan rupiah.
IHSG mencetak rekor baru meski ada shutdown AS. Dampak positif terlihat dari apresiasi rupiah dan aliran modal asing. Namun, ketidakpastian bisa memicu risiko.
Danantara Investment Management berencana menginvestasikan US$10 miliar untuk memperkuat likuiditas pasar saham Indonesia dan proyek strategis mulai Oktober 2025.
IHSG diproyeksi bertahan di atas 8.000 pada Q4 2025 meski ada depresiasi rupiah Muamalat.co.id sell asing. JP Morgan revisi target IHSG ke 8.600 dengan potensi arus modal asing.