OJK: Pasar saham RI berjaya, dana asing mengalir deras

Pasar saham Indonesia menguat dengan IHSG mencapai rekor tertinggi 8.777 pada Desember 2025, didorong aliran dana asing dan peningkatan investor domestik.

Potensi akumulasi asing di pasar saham dorong laju IHSG

IHSG diprediksi menguat didorong akumulasi asing dan potensi pelonggaran moneter The Fed. Investor disarankan buy on weakness pada saham uptrend.

BEI: Ada 8 raksasa siap IPO, Superbank cs mau susul CDIA-RATU

BEI mencatat 8 perusahaan besar antre IPO, termasuk Superbank, menyusul emiten baru seperti CDIA dan RATU.

Sekuritas jor-joran kerek ATH baru, IHSG diramal tembus 10.500

IHSG diprediksi menembus 10.500 pada 2026 didorong pertumbuhan ekonomi dan kebijakan moneter longgar. Sektor perbankan dan konglomerasi jadi pendorong utama.

Bursa Saham AS di Wall Street Lesu Tertekan Kenaikan Yield Obligasi

Bursa saham AS di Wall Street melemah akibat kenaikan yield obligasi dan data manufaktur. Investor menanti keputusan suku bunga The Fed pekan depan.

Asing Kembali Masuk! IHSG Bergairah, Investor Borong Saham Rp2,29T

Modal asing senilai Rp2,29 triliun kembali masuk ke pasar RI pada pekan ketiga November 2025, dengan pembelian neto di saham dan SBN.

Emas Hari Ini: Ukraina Memanas, The Fed Bikin Harga Terbang?

Harga emas naik akibat ketidakpastian geopolitik Ukraina dan prospek suku bunga The Fed. Emas spot di US$4.070,39 per troy ounce, turun 0,17%.

BEI Jemput Bola ke Investor Institusi untuk Masuk ke Pasar Saham

BEI mengajak investor institusi domestik masuk pasar saham, meski kepemilikan mereka masih di bawah asing. BEI tawarkan produk investasi dan kaji aturan free float.

Arah Saham Raja Roti (BRRC) Usai Umumkan Kolaborasi dengan Triple B

PT Raja Roti Cemerlang (BRRC) mengumumkan kolaborasi dengan Triple B, memicu lonjakan saham 69% dalam sebulan. Kolaborasi ini masih spekulatif tanpa detail jelas.

Peluang Santa Claus Rally Terbuka, tapi IHSG Masih Dibayangi Risiko Global

Peluang Santa Claus Rally di IHSG terbuka, namun risiko global seperti kebijakan The Fed dan profit taking bisa menahan laju penguatan pasar saham akhir 2025.