Semen Indonesia (SMGR) tebar dividen Rp190,84 miliar, cek jadwalnya
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SMGR) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp190,84 miliar atau Rp28,33 per saham untuk tahun buku 2025.
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SMGR) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp190,84 miliar atau Rp28,33 per saham untuk tahun buku 2025.
IIF tingkatkan rasio pembayaran dividen jadi 40% setelah laba bersih 2025 naik 51,2% menjadi Rp185 miliar, dengan dividen Rp74 miliar disetujui RUPS.
Bank Mandiri (BMRI) akan buyback saham hingga Rp1,17 triliun dalam 12 bulan, menyimpan sebagai saham treasuri untuk program kepemilikan karyawan.
CMRY, NISP, dan SIDO akan memasuki jadwal cum dividen pada 17 April 2026. CMRY membagikan dividen final Rp793,46 miliar, NISP Rp1,03 triliun, dan SIDO Rp441,5 miliar.
BRI dan Bank Mandiri akan membagikan dividen interim triliunan rupiah untuk tahun buku 2025. BRI membagikan Rp137 per saham, sementara Mandiri Rp100 per saham.
Emiten batu bara seperti BSSR, ADRO, dan AADI membagikan dividen besar kepada pemegang saham, didorong oleh kenaikan laba dan aksi korporasi strategis.
PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk. (IPCC), anak usaha Pelindo, membagikan dividen interim Rp47,57 miliar atau Rp26,16 per saham, dengan pembayaran pada 7 Januari 2026.
Sejumlah emiten keuangan seperti BBCA, BFIN, dan BTPS mengumumkan pembagian dividen interim akhir tahun 2025.
BCA akan membagikan dividen interim Rp55 per saham pada 2025 dengan cum dividen di pasar reguler pada 2 Desember dan pembayaran pada 22 Desember 2025.
Erwin Ciputra, Direktur Utama Chandra Asri Pacific (TPIA), membeli 200.000 saham TPIA senilai Rp1,44 miliar untuk investasi langsung.