Performa solid, Bank Mandiri bagikan dividen interim Rp9,3 triliun
Bank Mandiri bagikan dividen interim Rp9,3 triliun pada 14 Januari 2026, mencerminkan kinerja solid dan dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Bank Mandiri bagikan dividen interim Rp9,3 triliun pada 14 Januari 2026, mencerminkan kinerja solid dan dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Bank of Singapore membeli 2,8 miliar saham Bank Capital (BACA) melalui skema repo, tanpa mengambil alih kendali, dengan harga Rp168 per saham.
BRI dan Bank Mandiri akan membagikan dividen interim triliunan rupiah untuk tahun buku 2025. BRI membagikan Rp137 per saham, sementara Mandiri Rp100 per saham.
Warner Bros. meminta pemegang saham menolak tawaran Paramount dan mendukung merger dengan Netflix, menilai tawaran Netflix lebih unggul dan aman.
Sejumlah emiten keuangan seperti BBCA, BFIN, dan BTPS mengumumkan pembagian dividen interim akhir tahun 2025.
OJK mencabut izin BPR Artha Kramat atas permintaan pemegang saham untuk fokus pada pengembangan BPR Bumi Sediaguna. Semua kewajiban nasabah telah diselesaikan.
PT Sidomulyo Selaras Tbk. (SDMU) mendapat persetujuan pemegang saham untuk private placement Rp61,35 miliar guna memperbaiki posisi keuangan.
Aninditha Bakrie melepas 1,38 juta saham Ancara Logistics Indonesia ALII senilai Rp138,67 juta untuk alokasi kepada senior management sebagai insentif.
Bank Mandiri membuka opsi dividen interim, namun belum ada rencana spesifik. Keputusan final dividen bergantung pada RUPS dan mempertimbangkan kesehatan modal.
Bank Jatim (BJTM) menyetor modal Rp100 miliar untuk menjadi pemegang saham baru dan pengendali kedua di Bank NTT.