IHSG Diproyeksi Lanjut Menghijau, Rekomendasi Saham CDIA hingga TINS
IHSG menguat ke 8.275,08, didorong saham BBCA, BRMS, dan BRPT. MNC Sekuritas rekomendasikan CDIA, INKP, KLBF, dan TINS. Target IHSG 8.312-8.354.
IHSG menguat ke 8.275,08, didorong saham BBCA, BRMS, dan BRPT. MNC Sekuritas rekomendasikan CDIA, INKP, KLBF, dan TINS. Target IHSG 8.312-8.354.
Investor asing melepas saham BMRI, BBRI, dan PNBN, sementara BBCA menjadi incaran dengan pembelian bersih Rp338,43 miliar pada 27 Oktober 2025.
Dana asing sebesar Rp4,23 triliun masuk ke pasar saham Indonesia dalam sepekan, dengan saham BBCA hingga UNVR diborong. IHSG naik 4,50% ke 8.271,72.
IHSG cetak rekor baru di 8.312,57, didorong saham perbankan dan milik Prajogo. Saham ASII, BBNI, BMRI, BBRI, dan BREN berkontribusi signifikan.
IHSG fluktuatif menanti keputusan BI Rate, saham bank besar seperti BBCA, BBRI, dan BMRI menguat. Investor menunggu penurunan BI Rate jadi 4,5%.
IHSG menguat 0,76% ke 7.975 pada setahun pemerintahan Prabowo-Gibran, didorong pemangkasan suku bunga dan rilis data ekonomi AS.
IHSG dibuka naik 0,43% ke 8.105,58 didorong saham WIFI, BBRI, dan BREN. Sebanyak 267 saham menguat, kapitalisasi pasar mencapai Rp15.037,86 triliun.
IHSG turun 0,77% ke 8.061 Muamalat.co.id sell asing Rp1,70 triliun. Saham BBCA, BBRI, dan ANTM jadi sasaran jual utama. Koreksi dipicu tekanan jual dominan.
Nilai transaksi saham di BEI pekan ini mencapai Rp140,87 triliun, dengan BBCA, EMAS, dan BBRI sebagai saham teraktif.
Indeks Bisnis-27 dibuka turun 0,10% ke 523,71, meski saham ASII, BRPT, PGAS menguat.