Pesta capital gain saham grup Bakrie awal 2026, BNBR naik lebih dari 60%

Saham emiten Grup Bakrie melonjak awal 2026, BNBR naik 60% ytd. Kenaikan didorong oleh aksi korporasi dan kinerja fundamental yang membaik.

Deretan saham blue chips konglomerat BYAN, DCII, AMMN pendorong IHSG awal 2026

IHSG awal 2026 mencapai rekor baru 8.859, didorong saham blue chips BYAN, DCII, AMMN, dan ASII. January Effect dan data ekonomi positif mendukung penguatan.

Harga emas global memanas, saham BRMS, ANTM, HRTA cs tancap gas

Harga emas global melonjak akibat konflik AS-Venezuela, mendorong saham emiten emas seperti BRMS, ANTM, dan HRTA menguat signifikan pada 5 Januari 2026.

IHSG sesi I naik 0,65% ke 8.804, saham migas MEDC & ENRG cs kompak menguat

IHSG sesi I ditutup naik 0,65% ke level 8.804,84 dengan saham migas MEDC & ENRG menguat. Optimisme pasar didorong oleh Santa Claus Rally dan January Effect.

Asing net buy Rp1,06 triliun awal 2026, saham BUMI, GOTO, hingga DEWA jadi incaran

Investor asing Muamalat.co.id buy Rp1,06 triliun di awal 2026, dengan saham BUMI, GOTO, dan DEWA menjadi incaran, seiring penguatan IHSG dan kepercayaan makro.

Ini saham big caps incaran investor asing akhir tahun, ada ASII hingga TLKM

Investor asing mengincar saham big caps Indonesia seperti ASII dan TLKM pada akhir 2025, Muamalat.co.id buy asing mencapai Rp34,93 triliun dalam enam bulan terakhir.

Rekomendasi sektor pilihan 2026, saham konglo masih menarik?

Sejumlah sektor diperkirakan memiliki peluang pertumbuhan yang menarik untuk tahun 2026, usai reli saham konglo tahun ini.

Saham konglomerat Prajogo Pangestu hingga Bakrie, mana yang masih prospektif 2026?

Saham konglomerat seperti BUMI dan BRMS masih prospektif di 2026, meski valuasi tinggi. Momentum didorong narasi akuisisi dan rotasi komoditas.