IHSG melemah sepekan, saham FILM, BUMI hingga AMRT jadi top leaders

IHSG melemah 0,83% pada 22-24 Desember 2025, namun saham FILM, BUMI, dan AMRT menjadi top leaders, dengan FILM naik 32,20% menyumbang 23,49 poin.

Saham konglomerat Prajogo Pangestu hingga Bakrie, mana yang masih prospektif 2026?

Saham konglomerat seperti BUMI dan BRMS masih prospektif di 2026, meski valuasi tinggi. Momentum didorong narasi akuisisi dan rotasi komoditas.

Meneropong nasib saham paling cuan 2025, sanggup melesat lebih tinggi 2026?

Saham konglomerat seperti DCII, MORA, dan BUMI memimpin IHSG 2025. Meski valuasi premium, prospek 2026 masih dipertanyakan karena gap fundamental.

Intip Saham Paling Menekan & Dorong IHSG Sepekan, Emiten Tanoko (RISE) & Low Tuck Kwong (BYAN) Memimpin

Saham RISE dan BYAN menjadi top laggards IHSG sepekan, meski IHSG mencapai ATH baru. Sementara itu, saham DSSA, BREN, dan TLKM memimpin penguatan.

Saham CUAN, AMMN hingga PGUN Jadi Penopang saat IHSG Tembus Rekor ATH Pekan Ini

IHSG mencapai rekor tertinggi 8.257,85 pada 6-10 Oktober 2025, didorong saham CUAN, AMMN, dan PGUN. Kapitalisasi pasar BEI naik 3,19% menjadi Rp15.560 triliun.

Saham Prajogo Pangestu Melesat! IHSG Cetak Rekor, Ada CUAN, BRPT, CDIA

Saham Prajogo Pangestu dorong IHSG ke rekor tertinggi 8.257,85 poin berkat aksi korporasi, dengan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. melonjak 51,88%.

Dana Asing Kabur, Saham DSSA, ANTM, hingga AMMN Jadi Penopang IHSG

IHSG tetap kokoh meski dana asing keluar, didukung saham DSSA, ANTM, dan AMMN yang menguat. Saham emas naik karena tren harga emas dan ekspektasi suku bunga.