Direksi borong saham AYAM, melesat 204% pada 2025
Direktur PT Janu Putra Sejahtera Tbk. (AYAM) membeli 35,26 juta saham AYAM, meningkatkan kepemilikan menjadi 1,68%.
Direktur PT Janu Putra Sejahtera Tbk. (AYAM) membeli 35,26 juta saham AYAM, meningkatkan kepemilikan menjadi 1,68%.
Bank of Singapore membeli 2,8 miliar saham Bank Capital (BACA) melalui skema repo, tanpa mengambil alih kendali, dengan harga Rp168 per saham.
TBS Energi Utama (TOBA) berencana melakukan buyback saham senilai maksimal Rp586,27 miliar untuk menjaga stabilitas harga saham.
BEI mencatat 8 perusahaan besar antre IPO, termasuk Superbank, menyusul emiten baru seperti CDIA dan RATU.
Erwin Ciputra, Direktur Utama Chandra Asri Pacific (TPIA), membeli 200.000 saham TPIA senilai Rp1,44 miliar untuk investasi langsung.
Bursa Efek Indonesia mencatat 13 calon emiten dalam pipeline IPO 2025. Minat investor tinggi, dipengaruhi stabilitas makro dan kekuatan konglomerasi.
IHSG dibuka turun 0,21% ke 8.220,4 pada 22/10/2025, dipengaruhi penurunan saham emas seperti ANTM dan BRMS. Saham bank besar menguat, menanti keputusan BI Rate.
IHSG fluktuatif menanti keputusan BI Rate, saham bank besar seperti BBCA, BBRI, dan BMRI menguat. Investor menunggu penurunan BI Rate jadi 4,5%.
Green Era Energy milik Prajogo Pangestu menjual 481,22 juta saham BREN senilai Rp4,16 triliun untuk meningkatkan likuiditas dan free float di bursa.
Dibuka pada harga Rp83 per lembar pada perdagangan Jumat (3/10/2025), saham produsen sepeda dan motor listrik United Bike itu ditutup di level Rp82 per lembar.