Purbaya kerap senggol BI saat ekspansi fiskal dinilai tekan kebijakan moneter

Ekspansi fiskal 2025 dinilai menekan kebijakan moneter BI, memicu ketegangan dengan Menkeu Purbaya. BI harus menjaga stabilitas meski fiskal ‘reckless’.

Era baru IPO 2026: BUMN absen, swasta siap jadi mercusuar pasar modal

Pada 2026, IPO di Indonesia akan didominasi oleh perusahaan swasta, bukan BUMN. BEI menargetkan 50 IPO baru, fokus pada emiten berkualitas.

IHSG di fase uji daya tahan, net buy asing mengalir kencang

IHSG terkoreksi 0,55% ke 8.537 jelang Natal 2025. Likuiditas tipis dan profit taking akhir tahun mempengaruhi, meski Muamalat.co.id buy asing signifikan.

OJK: Pasar saham RI berjaya, dana asing mengalir deras

Pasar saham Indonesia menguat dengan IHSG mencapai rekor tertinggi 8.777 pada Desember 2025, didorong aliran dana asing dan peningkatan investor domestik.

BEI: Ada 8 raksasa siap IPO, Superbank cs mau susul CDIA-RATU

BEI mencatat 8 perusahaan besar antre IPO, termasuk Superbank, menyusul emiten baru seperti CDIA dan RATU.

Sinyal Dovish The Fed dan Window Dressing Dorong Prospek IHSG Akhir 2025

IHSG diproyeksikan tetap menguat jelang penutupan 2025, didorong oleh window dressing, sentimen global, serta ekspektasi suku bunga The Fed.

Menadah Guyuran Dividen Interim dari Konglomerat jelang Akhir Tahun

Akhir tahun 2025, 31 emiten konglomerasi, termasuk Adaro dan Medco, akan membagikan dividen interim senilai Rp11,42 triliun. Ini sinyal positif bagi investor meski prospek 2026 belum jelas.

BI Serap SBN Rp289,9 Triliun, Mayoritas dari Debt Switching dengan Pemerintah

Bank Indonesia membeli SBN senilai Rp289,9 triliun, mayoritas melalui debt switching, untuk mendukung anggaran pemerintah dan menjaga stabilitas ekonomi.

OJK Bersama SRO dan Kemenkeu Bentuk Satgas Tertibkan Saham Gorengan

OJK, SRO, dan Kemenkeu membentuk satgas untuk menertibkan saham gorengan guna mengatasi manipulasi pasar dan meningkatkan transparansi di pasar modal.

IPO Akhir Tahun: 13 Emiten Siap Melantai, Investor Tertarik?

Bursa Efek Indonesia mencatat 13 calon emiten dalam pipeline IPO 2025. Minat investor tinggi, dipengaruhi stabilitas makro dan kekuatan konglomerasi.