Saham konglomerat Prajogo Pangestu hingga Bakrie, mana yang masih prospektif 2026?

Saham konglomerat seperti BUMI dan BRMS masih prospektif di 2026, meski valuasi tinggi. Momentum didorong narasi akuisisi dan rotasi komoditas.

Meneropong nasib saham paling cuan 2025, sanggup melesat lebih tinggi 2026?

Saham konglomerat seperti DCII, MORA, dan BUMI memimpin IHSG 2025. Meski valuasi premium, prospek 2026 masih dipertanyakan karena gap fundamental.

IHSG Sepekan Melemah 0,29% Dibebani Saham DSSA, BBCA hingga BBRI

IHSG melemah 0,29% pada 10-14 Nov 2025, dipengaruhi saham DSSA, BBCA, dan BBRI. Volume transaksi harian naik 99,35% menjadi 53,95 miliar lembar.

Lego Ratusan Juta Lembar Saham BUMI, Segini Sisa Kepemilikan UBS AG

UBS AG menjual 225 juta saham BUMI, menyisakan 23,99 miliar saham (6,46%). BUMI merencanakan obligasi Rp780 miliar dengan bunga 9% untuk akuisisi dan pengembangan.

Saham BUMI, INKP dan DSNG Bawa Indeks Bisnis-27 Dibuka Menguat

Indeks Bisnis-27 dibuka menguat didorong saham BUMI, INKP, dan DSNG. IHSG juga naik ke level 8.378,12 dengan 223 saham menguat dan kapitalisasi Rp15.377 triliun.

BUMI Incar 45% Saham Tambang Bauksit Laman Mining: Ekspansi Strategis?

BUMI berencana akuisisi 45% saham Laman Mining senilai US$59,1 juta. Pembayaran dilakukan dua tahap, dengan uang muka US$20 juta sebelum 30 Desember 2025.