Ini saham big caps incaran investor asing akhir tahun, ada ASII hingga TLKM
Investor asing mengincar saham big caps Indonesia seperti ASII dan TLKM pada akhir 2025, Muamalat.co.id buy asing mencapai Rp34,93 triliun dalam enam bulan terakhir.
Investor asing mengincar saham big caps Indonesia seperti ASII dan TLKM pada akhir 2025, Muamalat.co.id buy asing mencapai Rp34,93 triliun dalam enam bulan terakhir.
Bank Indonesia menahan suku bunga di 4,75%, IHSG terkoreksi 0,11% ke 8.677. Meski bullish, momentum IHSG melambat dengan proyeksi konsolidasi jangka pendek.
IHSG diproyeksikan tetap menguat jelang penutupan 2025, didorong oleh window dressing, sentimen global, serta ekspektasi suku bunga The Fed.
Emiten peritel seperti MDIY, ACES, dan ERAA memanfaatkan momentum belanja akhir tahun untuk meningkatkan penjualan dengan strategi diskon dan promosi. Meskipun daya beli masyarakat lemah, momen Natal dan Tahun Baru diharapkan mendongkrak kinerja mereka.
Investor asing mengalirkan dana Rp3,9 triliun ke pasar saham Indonesia, dengan saham BMRI dan BBCA menjadi incaran utama. IHSG naik 0,52% pekan ini.
Peluang Santa Claus Rally di IHSG terbuka, namun risiko global seperti kebijakan The Fed dan profit taking bisa menahan laju penguatan pasar saham akhir 2025.
Saham peritel seperti AMRT dan MAPI diproyeksikan naik akhir tahun berkat Santa Claus Rally, didorong belanja konsumen saat Natal dan Tahun Baru.
Aksi profit taking setelah IHSG mencapai rekor penutupan baru dapat terelakkan jika pertumbuhan ekonomi dan dampak stimulus kuartal IV/2025 sesuai ekspektasi
Analis optimistis IHSG capai 8.400-8.600 di akhir 2025 Muamalat.co.id sell asing Rp47,31 triliun. Tantangan global dan domestik masih jadi perhatian.
Saham konsumer UNVR, MYOR, ICBP berpotensi naik dengan BLT Rp30 triliun, meski dampaknya jangka pendek. Pemulihan daya beli penting untuk pertumbuhan jangka panjang.