Menguat di Akhir Pekan, Simak Prediksi Rupiah untuk Senin (10/11)

Muamalat.co.id JAKARTA. Nilai tukar rupiah menguat tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Jumat (7/11/2025). Rupiah spot ditutup pada level Rp 16.690 per dolar AS atau menguat 0,07% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 16.701 per dolar AS. Dalam sepekan, rupiah spot melemah 0,35% dari akhir pekan lalu yang di level Rp 16.631 per dolar AS. Sementara itu, pergerakan rupiah di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI)…

Pemegang Saham Tesla Setujui Bayaran Setinggi Langit Elon Musk

Jakarta, IDN Times – Pemimpin Tesla, Elon Musk, meraih persetujuan atas paket gaji spektakuler senilai hampir 1 triliun dolar AS (setara Rp16.710 triliun) dari para pemegang saham pada Kamis (6/11/2025). Keputusan itu disahkan lewat dukungan 75 persen suara dan disambut tepuk tangan meriah di rapat umum tahunan perusahaan yang digelar di Austin, Te…

Harga Buyback Emas Antam Naik 58,53% hingga Sabtu (8/11)

Harga buyback emas Antam naik 58,53% menjadi Rp2.164.000 per gram pada 8 November 2025, didorong ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed.

Membedah IHSG Pekan Ini ATH 2 Hari Beruntun, di Mana Posisi Investor Asing?

IHSG cetak rekor ATH dua hari berturut-turut didukung investor domestik, meski investor Muamalat.co.id sell. Pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal III/2025 solid.

Apa Itu BI-FRN? Instrumen Baru Bank Indonesia untuk Reformasi Suku Bunga Acuan

Bank Indonesia akan menerbitkan BI-FRN pada 17 November 2025 untuk mengembangkan pasar OIS, memperkuat reformasi suku bunga domestik, dan meningkatkan efisiensi pasar keuangan.

Tips Investasi ala David Sutyanto: Suka Saham dengan Dividend Yield Tinggi

Muamalat.co.id JAKARTA. Perkenalan David Sutyanto, Direktur Eksekutif CSA Institute, dengan dunia pasar modal dimulai dari kursi kuliah. Awalnya, ketika dia mendapatkan tugas tentang pasar modal. Berawal dari tugas, David dibantu saudara yang memang sudah berkecimpung di pasar modal. Waktu itu, David mendapatkan tugas saat berkuliah di Universitas Gunadarma jurusan akuntansi dan keuangan. Dari situ, dia mulai jatuh cinta dengan dunia pasar modal…

IHSG Tembus Level Tertinggi Sepanjang Masa (ATH), RTNH Anjlok 14,35%

IHSG capai rekor tertinggi 8.394,59 pada 3-7 Nov 2025, meski RTNH turun 14,35%. Kapitalisasi pasar naik 2,61% jadi Rp15,32 triliun, sektor infrastruktur memimpin kenaikan.

Intip Saham Paling Menekan & Dorong IHSG Sepekan, Emiten Tanoko (RISE) & Low Tuck Kwong (BYAN) Memimpin

Saham RISE dan BYAN menjadi top laggards IHSG sepekan, meski IHSG mencapai ATH baru. Sementara itu, saham DSSA, BREN, dan TLKM memimpin penguatan.

IHSG Pekan Ini Tembus ATH Baru, Simak Sektor Saham yang Berpotensi Menguat ke Depan

IHSG mencapai rekor tertinggi baru di 8.394,59 pada 3-7 November 2025. Sektor infrastruktur dan energi memimpin penguatan, sementara properti melemah.