Tingkatkan kepercayaan investor, BBCA siapkan buyback saham hingga Rp 5 triliun

Muamalat.co.id JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mengumumkan rencana pembelian kembali saham (shares buyback) dengan nilai maksimal Rp 5 triliun. Aksi korporasi ini akan dilakukan terhadap saham perseroan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). EVP Corporate Communication and Social Responsibility BCA Hera F. Haryn menjelaskan, buyback saham dilakukan untuk mendukung stabilitas pasar modal, meningkatkan kepercayaan investor, serta…

Indeks S&P 500 turun tipis usai The Fed pertahankan suku bunga sesuai ekspektasi

Muamalat.co.id NEW YORK. Pergerakan bursa saham Amerika Serikat (AS) cenderung terbatas pada perdagangan Rabu (28/1/2026), seiring respons investor yang relatif tenang setelah Bank Sentral AS, The Federal Reserve atau The Fed memutuskan menahan suku bunga acuan sesuai ekspektasi pasar. Melansir Reuters, Indeks S&P 500 ditutup melemah tipis 0,01% ke level 6.977,87. Sementara itu, Nasdaq Composite naik 0,17% ke posisi 23.857,83, dan Dow Jones…

Akhiri tren! The Fed putuskan tahan suku bunga acuan di rapat Januari 2026

The Fed mempertahankan suku bunga 3,5%-3,75% pada Januari 2026, didorong oleh stabilitas ekonomi dan pasar tenaga kerja, meski inflasi masih tinggi.

Harga emas melonjak, saham PSAB & MDKA cs justru catat net buy asing saat IHSG ambrol

Harga emas melonjak ke US$5.245/oz, sementara saham emiten emas seperti PSAB dan MDKA Muamalat.co.id buy asing meski IHSG turun 7,35% pada 28 Januari.

Saham ambles, BCA (BBCA) bakal buyback saham maksimal Rp5 triliun

BCA berencana buyback saham hingga Rp5 triliun setelah saham turun 6%. Rencana ini akan dibahas dalam RUPST pada 12 Maret 2026 dan berlangsung 12 bulan.

CIMB Niaga Syariah Disebut Bakal IPO Usai Spin-off denga BNGA

CIMB Niaga Syariah berencana IPO pada 2028 setelah menjadi entitas mandiri pada 2026, dengan potensi nilai US$1 miliar untuk memperkuat permodalan dan ekspansi.

Harga saham BBCA anjlok, BCA minta restu bakal buyback saham Rp 5 triliun

Muamalat.co.id JAKARTA. Di tengah pelemahan harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mengumumkan akan menggelar aksi pembelian kembali alias buyback saham dengan anggaran maksimal Rp 5 triliun. Jumlah saham yang dibeli kembali tidak akan melebihi 10% dari modal disetor BBCA dan jumlah saham yang beredar setelah pelaksanaan buyback tidak akan menjadi kurang dari 7,5% dari jumlah saham tercatat. “Buyback dalam rangka mendukung stabilitas pasar…