Paradoks Semarak Buyback Saham Saat Free Float Didongkrak jadi 15%
OJK menaikkan batas free float saham dari 7,5% ke 15% mulai 2026, namun emiten justru melakukan buyback, mengurangi saham beredar dan free float.
OJK menaikkan batas free float saham dari 7,5% ke 15% mulai 2026, namun emiten justru melakukan buyback, mengurangi saham beredar dan free float.
TBS Energi Utama (TOBA) berencana melakukan buyback saham senilai maksimal Rp586,27 miliar untuk menjaga stabilitas harga saham.
OJK optimis tren IPO dan rights issue akan meningkat pada 2026 didukung ekonomi stabil dan likuiditas membaik, dengan target dana pasar modal melebihi Rp220 triliun.
PT Raja Roti Cemerlang (BRRC) mengumumkan kolaborasi dengan Triple B, memicu lonjakan saham 69% dalam sebulan. Kolaborasi ini masih spekulatif tanpa detail jelas.
Sejumlah saham seperti BBCA dan BUKA menguat akibat buyback, namun dampaknya sementara. Buyback meningkatkan EPS dan ROE, tapi bisa menghambat ekspansi bisnis.
IHSG diproyeksi melanjutkan penguatan pada perdagangan pekan depan, didukung penguatan rupiah, stimulus pemerintah, dan data ekonomi positif.
IHSG diprediksi menguat pekan depan dengan saham ASII, JSMR, hingga ICBP sebagai rekomendasi.
Saham emiten afiliasi Happy Hapsoro seperti RAJA dan RATU melonjak sepanjang 2025, didorong aksi korporasi dan akuisisi strategis di sektor energi dan properti.