Danantara Mengalir Oktober 2025: Peluang Investasi dari Kampung Haji ke Pasar Modal
Danantara Investment Management disebut akan menyalurkan sekitar US$10 miliar atau Rp165,83 triliun dalam tiga bulan pertama operasionalnya mulai Oktober 2025.
Danantara Investment Management disebut akan menyalurkan sekitar US$10 miliar atau Rp165,83 triliun dalam tiga bulan pertama operasionalnya mulai Oktober 2025.
IHSG diprediksi menguat Oktober 2025 didorong efek musiman akhir tahun dan ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed.
IHSG naik 0,23% ke 8.118,30, kapitalisasi pasar BEI capai Rp15.079 triliun. Transaksi harian naik, namun nilai transaksi turun 11,24% jadi Rp25,02 triliun.
BEI mencatat 11 perusahaan siap IPO di 2025, fokus pada kualitas. Hingga Q3 2025, 23 perusahaan telah IPO dengan dana Rp15,1 triliun. BEI targetkan 66 IPO baru.
DPR RI sahkan RUU BUMN, indeks saham BUMN turun 0,26%. RUU ubah 84 pasal, hapus Kementerian BUMN, atur dividen, dan kesetaraan gender.
Investor fokus pada saham komoditas, dengan EMAS dan BUMI dominasi transaksi.
Investor asing memburu saham EMAS hingga BRMS Muamalat.co.id buy Rp5,09 triliun, didorong oleh penurunan suku bunga dan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang kuat.
Nilai transaksi saham di BEI pekan ini mencapai Rp140,87 triliun, dengan BBCA, EMAS, dan BBRI sebagai saham teraktif.
BEI sedang mengkaji penyesuaian aturan free float saham untuk menjaga keseimbangan pasar dan mendukung likuiditas.
Low Tuck Kwong membeli 11,55 juta saham BYAN, meningkatkan kepemilikannya menjadi 40,22%. Meski pendapatan BYAN naik, laba bersih turun 7,30% pada 2025.