IHSG sepekan ambles 6,94%, kapitalisasi pasar menguap Rp1.198 triliun
IHSG melemah 6,94% dalam sepekan hingga 30 Januari 2026, dengan kapitalisasi pasar menguap Rp1.198 triliun akibat sentimen MSCI dan volatilitas tinggi.
IHSG melemah 6,94% dalam sepekan hingga 30 Januari 2026, dengan kapitalisasi pasar menguap Rp1.198 triliun akibat sentimen MSCI dan volatilitas tinggi.
Nilai transaksi saham di Malang naik 151,79% yoy pada November 2025, didorong oleh peningkatan jumlah investor dan sentimen positif pasar.
Investor pasar modal memiliki waktu lima tahun untuk klaim saham tidak bertuan sesuai POJK 9/2025. KSEI dan OJK memfasilitasi proses dematerialisasi.
OJK optimis tren IPO dan rights issue akan meningkat pada 2026 didukung ekonomi stabil dan likuiditas membaik, dengan target dana pasar modal melebihi Rp220 triliun.
Menteri Keuangan Purbaya janji insentif pasar modal jika praktik saham gorengan diberantas. OJK dan BEI bentuk satgas untuk penegakan hukum.
OJK dan BEI membentuk satgas dengan Kemenkeu untuk memberantas saham gorengan, meningkatkan keamanan dan transparansi pasar modal.
Investor lokal di Indonesia tumbuh pesat, mencapai 19,15 juta SID hingga Oktober 2025, mendukung IHSG naik 15,31% meski Muamalat.co.id sell asing Rp41,78 triliun.
IHSG naik 0,47% pekan ini meski investor Muamalat.co.id sell Rp4,17 triliun. Kapitalisasi pasar BEI naik 0,20% jadi Rp14.211 triliun.
IHSG tembus 8.000 jelang HUT ke-80 RI, mencerminkan kepercayaan investor dan kontribusi pasar modal bagi ekonomi nasional di tengah tantangan global.