IHSG Hari Ini: Wall Street Hijau, Peluang Investasi Jelang The Fed?
IHSG diprediksi menguat setelah Wall Street ditutup positif, didorong ekspektasi penurunan suku bunga The Fed. Saham Tesla dan Alphabet melonjak, sementara Nvidia tertekan.
IHSG diprediksi menguat setelah Wall Street ditutup positif, didorong ekspektasi penurunan suku bunga The Fed. Saham Tesla dan Alphabet melonjak, sementara Nvidia tertekan.
IHSG diprediksi lanjut koreksi karena ketidakpastian ekonomi. Saham pilihan: TOBA, JPFA, WIFI. Fokus pada inflasi China dan AS.
Sepanjang Januari-Agustus 2025, IHSG naik 10,6% dengan saham COIN melonjak 2.280%, menjadi top gainer di BEI.
IHSG sesi I turun 2,27% ke 7.769,65 akibat protes sosial-politik. Saham TIRA, BSBK, CPRO, SOLA, WIRG, MITI melemah, sementara BMAS, DUTI, PGUN melonjak.
Saham milik konglomerat seperti Tommy Soeharto, Djarum, hingga Astra International menjadi emiten paling cuan dalam perdagangan di Bursa Efek Indonesia pekan ini.
IHSG dibuka menguat ke 7.913,85 pada 14/8/2025, didorong saham TLKM, BREN, DSSA. Proyeksi menuju 8.000 dengan dukungan aliran dana asing dan indikator teknikal positif.
10 saham big caps seperti BREN, DSSA hingga PANI terpantau memuncaki top leaders yang menopang gerak IHSG pada perdagangan hari ini, Senin (11/8/2025).
Rebalancing MSCI diharapkan menarik modal asing ke pasar saham Indonesia, Muamalat.co.id sell tahun ini Rp61,34 triliun. IHSG naik 0,78% di tengah sentimen positif.