Ini saham big caps incaran investor asing akhir tahun, ada ASII hingga TLKM

Investor asing mengincar saham big caps Indonesia seperti ASII dan TLKM pada akhir 2025, Muamalat.co.id buy asing mencapai Rp34,93 triliun dalam enam bulan terakhir.

IHSG di fase uji daya tahan, net buy asing mengalir kencang

IHSG terkoreksi 0,55% ke 8.537 jelang Natal 2025. Likuiditas tipis dan profit taking akhir tahun mempengaruhi, meski Muamalat.co.id buy asing signifikan.

Peluang rebound saham LQ45 tersengat sentimen The Fed pangkas suku bunga

Saham LQ45 berpotensi rebound karena pemangkasan suku bunga The Fed, meski reli besar kemungkinan selektif. Sektor bank dan properti bisa memanfaatkan momentum ini.

IHSG Merosot, Saham TLKM, BREN, BBCA Justru Melesat Naik!

IHSG melemah ke 8.632,76 meski saham TLKM, BREN, dan BBCA menguat. Sebanyak 362 saham naik, 293 turun, dan 146 stagnan dengan market cap Rp15.873 triliun.

IHSG Ditutup Melemah ke 8.414, Saham TPIA, PANI & BREN Kompak Hijau

IHSG ditutup melemah 0,07% ke 8.414,35 pada 21 November 2025, meski saham TPIA, PANI, dan BREN tetap hijau. Market cap mencapai Rp15.421 triliun.

Peluang Santa Claus Rally Terbuka, tapi IHSG Masih Dibayangi Risiko Global

Peluang Santa Claus Rally di IHSG terbuka, namun risiko global seperti kebijakan The Fed dan profit taking bisa menahan laju penguatan pasar saham akhir 2025.

Pilah-pilih Saham Potensi Cuan jelang Window Dressing Akhir 2025

IHSG naik 10,14% jelang akhir 2025, didorong oleh arus modal asing dan window dressing. Saham bank besar, telekomunikasi, dan consumer staples direkomendasikan.

Ramalan Saham Potensial Cuan Saat IHSG Berpeluang Bullish hingga Awal 2026

IHSG diprediksi bullish hingga awal 2026, didorong rebalancing indeks dan window dressing. Namun, ketidakpastian MSCI dan suku bunga global bisa mempengaruhi.