Ada 11 Perusahaan Siap Go Public Ikuti CDIA, EMAS CSs, BEI Fokus Kualitas IPO
BEI mencatat 11 perusahaan siap IPO di 2025, fokus pada kualitas. Hingga Q3 2025, 23 perusahaan telah IPO dengan dana Rp15,1 triliun. BEI targetkan 66 IPO baru.
BEI mencatat 11 perusahaan siap IPO di 2025, fokus pada kualitas. Hingga Q3 2025, 23 perusahaan telah IPO dengan dana Rp15,1 triliun. BEI targetkan 66 IPO baru.
DPR RI sahkan RUU BUMN, indeks saham BUMN turun 0,26%. RUU ubah 84 pasal, hapus Kementerian BUMN, atur dividen, dan kesetaraan gender.
Investor fokus pada saham komoditas, dengan EMAS dan BUMI dominasi transaksi.
Investor asing memburu saham EMAS hingga BRMS Muamalat.co.id buy Rp5,09 triliun, didorong oleh penurunan suku bunga dan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang kuat.
Nilai transaksi saham di BEI pekan ini mencapai Rp140,87 triliun, dengan BBCA, EMAS, dan BBRI sebagai saham teraktif.
BEI sedang mengkaji penyesuaian aturan free float saham untuk menjaga keseimbangan pasar dan mendukung likuiditas.
Low Tuck Kwong membeli 11,55 juta saham BYAN, meningkatkan kepemilikannya menjadi 40,22%. Meski pendapatan BYAN naik, laba bersih turun 7,30% pada 2025.
IHSG menembus rekor all time high 8.051 pada pekan ketiga September 2025 dengan penguatan 2,51%, menjadikan BEI sebagai salah satu bursa terbaik di Asia Tenggara
Rajawali Corpora restrukturisasi saham ARCI senilai Rp2,37 triliun melalui transaksi crossing pada 19/9/2025, tanpa mengubah total kepemilikan.
Dato Sri Tahir terekam mengurangi kepemilikannya atas saham Maha Properti Indonesia (MPRO) sebanyak 640 juta lembar.