S&P Dow Jones pantau reformasi pasar saham Indonesia, lanjutkan rebalancing

S&P Dow Jones memantau reformasi pasar saham Indonesia dan melanjutkan rebalancing Maret 2026, meski MSCI dan FTSE Russell menunda tinjauan karena kekhawatiran transparansi.

IHSG sepekan menguat 3,49%, net sell asing tembus Rp16,49 triliun

IHSG naik 3,49% ke 8.212, Muamalat.co.id sell asing capai Rp16,49 triliun. Kapitalisasi pasar BEI naik 3,83%, sementara transaksi harian turun 6,27%.

Paradoks Semarak Buyback Saham Saat Free Float Didongkrak jadi 15%

OJK menaikkan batas free float saham dari 7,5% ke 15% mulai 2026, namun emiten justru melakukan buyback, mengurangi saham beredar dan free float.

Tekanan beruntun datang di awal tahun: Defisit melebar, rupiah anjlok, IHSG jeblok

Pemerintahan Prabowo Subianto menghadapi tekanan fiskal, moneter, dan finansial awal 2026. Defisit APBN melebar, rupiah melemah, dan IHSG anjlok.

Kejagung pantau isu gorengan saham saat IHSG anjlok

Kejagung memantau isu gorengan saham setelah IHSG anjlok 8% akibat laporan MSCI. Pemerintah menilai reaksi pasar berlebihan dan akan mengawal kasus ini.

Harapan BUVA hingga SSIA masuk MSCI gugur, perubahan saham Indonesia dibekukan

MSCI membekukan perubahan saham Indonesia di indeks globalnya, menghambat harapan masuknya saham BUMI dan SSIA. Langkah ini untuk mengurangi risiko investasi.

BEI Jemput Bola ke Investor Institusi untuk Masuk ke Pasar Saham

BEI mengajak investor institusi domestik masuk pasar saham, meski kepemilikan mereka masih di bawah asing. BEI tawarkan produk investasi dan kaji aturan free float.

IPO: BEI Ubah Aturan Free Float, Kapitalisasi Pasar Jadi Acuan?

BEI berencana mengubah perhitungan minimum free float emiten IPO dari basis ekuitas menjadi kapitalisasi pasar agar klasifikasi perusahaan lebih relevan.

Kebijakan Free Float 30% Dinilai Mampu Persempit Ruang Saham Gorengan

Dengan penerapan porsi saham publik atau free float sebesar 30%, aksi manipulasi harga di pasar saham Tanah Air dinilai menjadi lebih terkendali.

Perusahaan Prajogo Pangestu, Green Era Kembali Lepas 481,22 Juta Saham BREN

Green Era Energy milik Prajogo Pangestu menjual 481,22 juta saham BREN senilai Rp4,16 triliun untuk meningkatkan likuiditas dan free float di bursa.