Proyeksi IHSG pekan depan, pasar menanti sinyal suku bunga The Fed

IHSG pekan depan dipengaruhi stabilisasi rupiah dan arus dana asing. Pasar menanti suku bunga The Fed dan data ekonomi AS untuk menentukan arah risiko global.

IHSG tertekan aksi profit taking

IHSG ditutup melemah 1,37% ke 8.895 karena aksi profit taking dan pelemahan rupiah. Pasar menanti intervensi BI dan stabilitas fiskal untuk menahan outflow.

IHSG sesi I hari ini (12/1) menguat 0,13%, saham konglomerat beterbangan

IHSG sesi I 12/1/2026 naik 0,13% ke 8.947,96. Saham konglomerat seperti MNC dan Bakrie menguat, sementara saham Prajogo Pangestu melemah. Analis prediksi IHSG sesi II di rentang 8.900-9.000.

IHSG melaju 2,16% sepekan, kapitalisasi pasar BEI tembus Rp16.301 triliun

IHSG naik 2,16% ke 8.936,75 pada awal 2026, kapitalisasi pasar BEI capai Rp16.301 triliun. Volume transaksi harian melonjak 48,08% jadi 61,78 miliar saham.

IHSG pekan depan berpotensi konsolidasi, CENT hingga AGII masuk radar analis

IHSG melemah setelah naik 2,16%, analis rekomendasikan saham CENT, AGII, GJTL, ASRI, MEDC, dan SMBR untuk dicermati pekan depan.

IHSG melaju 2,16% sepekan, kapitalisasi pasar BEI capai Rp16.301 triliun

IHSG naik 2,16% ke 8.936,75 pada awal 2026, kapitalisasi pasar BEI capai Rp16.301 triliun. Volume transaksi harian melonjak 48,08% jadi 61,78 miliar saham.

Emiten komoditas disebut jadi magnet investor asing masuk pasar saham RI

Investor asing tertarik ke pasar saham Indonesia pada 2026 karena stabilitas ekonomi, valuasi menarik, dan potensi pemangkasan suku bunga.

January effect bikin IHSG ATH dua hari perdagangan beruntun

IHSG mencetak rekor ATH dua hari berturut-turut di awal Januari 2026, didorong oleh January Effect dan kondisi makro ekonomi yang solid.