Indeks Bisnis-27 dibuka di zona merah, saham AMRT, ANTM & JPFA cs masih hijau
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah 0,37% ke 555,55 pada 23 Desember 2025, namun saham AMRT, ANTM, dan JPFA tetap menguat. IHSG juga turun 0,06%.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah 0,37% ke 555,55 pada 23 Desember 2025, namun saham AMRT, ANTM, dan JPFA tetap menguat. IHSG juga turun 0,06%.
Emiten batu bara seperti BSSR, ADRO, dan AADI membagikan dividen besar kepada pemegang saham, didorong oleh kenaikan laba dan aksi korporasi strategis.
Pasar saham Indonesia berpotensi menguat akhir tahun berkat Santa Claus Rally, dengan saham seperti BMRI, ASII, dan ANTM diproyeksikan naik.
Investor Lo Kheng Hong fokus pada saham berdividen tinggi dan bank besar di 2026, memanfaatkan penurunan suku bunga untuk ekspansi portofolio.
Lo Kheng Hong berencana mempercantik portofolio sahamnya pada 2026, fokus pada saham perbankan dan sektor pertambangan, didorong penurunan suku bunga.
Saham lapis kedua seperti INET hingga CBRE telah mengalami penguatan signifikan, berpeluang menopang IHSG hingga akhir tahun ini.
IHSG diproyeksikan tetap menguat jelang penutupan 2025, didorong oleh window dressing, sentimen global, serta ekspektasi suku bunga The Fed.
Sejumlah saham melonjak signifikan & masuk daftar top gainers di tengah penguatan IHSG selama sepekan. Saham STAR, ARKO hingga SSTM masuk daftar.
Erwin Ciputra, Direktur Utama Chandra Asri Pacific (TPIA), membeli 200.000 saham TPIA senilai Rp1,44 miliar untuk investasi langsung.
PT Morris Capital Indonesia (MCI) membeli 2 juta saham PIPA, meningkatkan kepemilikan menjadi 49,92% untuk memperkuat posisi sebagai pemegang saham pengendali.