Asing Incar Saham! Rp1 Triliun Mengalir ke RI Pekan Ini
Modal asing Rp1 triliun masuk ke pasar saham Indonesia pekan ini, meski secara tahunan aliran modal asing masih minus Rp179,17 triliun.
Modal asing Rp1 triliun masuk ke pasar saham Indonesia pekan ini, meski secara tahunan aliran modal asing masih minus Rp179,17 triliun.
Investor asing melepas saham BMRI, BBRI, dan PNBN, sementara BBCA menjadi incaran dengan pembelian bersih Rp338,43 miliar pada 27 Oktober 2025.
Pasar saham Indonesia berpotensi menarik dana asing hingga 2025, meski tantangan global dan arus modal keluar masih ada. Kebijakan dalam negeri dan stabilitas ekonomi menjadi kunci.
Dana asing keluar Rp53,96 triliun dari pasar saham RI sepanjang 2025 meski IHSG naik 13,72% ytd, dipicu kekhawatiran atas risiko fiskal dan pelemahan rupiah.
Dengan penerapan porsi saham publik atau free float sebesar 30%, aksi manipulasi harga di pasar saham Tanah Air dinilai menjadi lebih terkendali.
IHSG berpotensi menguat di akhir 2025 meski investor asing keluar. Likuiditas domestik dan saham konglomerasi jadi penopang, namun perlu dukungan sektor lain.
PT Multi Artha Pratama, pengendali PANI, melepas 178,23 juta saham senilai Rp2,5 triliun untuk meningkatkan porsi publik dan likuiditas saham.
IHSG menguat 0,23% pekan ini, didukung saham BRMS, BREN, dan EMTK. Kapitalisasi pasar BEI naik 1,29% menjadi Rp15.079 triliun.
IHSG naik 0,23% ke 8.118,30, kapitalisasi pasar BEI capai Rp15.079 triliun. Transaksi harian naik, namun nilai transaksi turun 11,24% jadi Rp25,02 triliun.
Investor fokus pada saham komoditas, dengan EMAS dan BUMI dominasi transaksi.