Sido Muncul (SIDO) bagikan dividen Rp1,1 triliun di tengah upaya ekspansi global
PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) membagikan dividen Rp1,1 triliun di tengah ekspansi global, dengan pertumbuhan ekspor 31% di 2025.
PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) membagikan dividen Rp1,1 triliun di tengah ekspansi global, dengan pertumbuhan ekspor 31% di 2025.
PT Timah (TINS) memproyeksikan rasio dividen 2025 antara 30%-40%, dengan keputusan final pada RUPS 2026. Laba bersih turun 33,71% hingga September 2025.
Sejumlah emiten batu bara, meski laba menurun, tetap royal membagikan dividen interim 2025. Emiten seperti AADI, ITMG, BSSR, dan UNTR tetap menebar dividen kepada pemegang saham.
Grup Astra akan membagikan dividen interim pada Oktober 2025. ASII, AALI, dan UNTR telah menetapkan jadwal pembagian dividen mereka masing-masing.
PT Visi Media Asia Tbk. (VIVA) berpotensi membagikan dividen setelah mencetak laba hasil dari restrukturisasi utang. Strategi disiapkan menjaga kinerja positif.
Saham BBCA masuk ke dalam salah satu daftar pilihan UOB Kay Hian untuk periode September 2025.
PT Archi Indonesia Tbk. (ARCI) menargetkan laba naik 10 kali lipat pada 2025, didorong kenaikan harga emas dan volume penjualan.
Saham emiten afiliasi Happy Hapsoro seperti RAJA dan RATU melonjak sepanjang 2025, didorong aksi korporasi dan akuisisi strategis di sektor energi dan properti.