Wall Street Menunggu Suku Bunga The Fed Pekan Ini, Turun atau Ditahan?
Wall Street menanti keputusan The Fed terkait suku bunga minggu ini, dengan ekspektasi pemangkasan 25 basis poin untuk merespons pelemahan pasar tenaga kerja AS.
Wall Street menanti keputusan The Fed terkait suku bunga minggu ini, dengan ekspektasi pemangkasan 25 basis poin untuk merespons pelemahan pasar tenaga kerja AS.
Asing mulai meredam aksi jual pada awal September 2025 seiring kondisi politik lebih kondusif yang membuka ruang bagi masuknya kembali aliran dana ke pasar.
Harga emas diproyeksikan naik pekan depan didorong spekulasi penurunan suku bunga The Fed, ketegangan geopolitik, dan permintaan global yang meningkat.
IHSG terkoreksi 1,53% ke 7.830,49 akibat gejolak sosial-politik RI. Meski tren kuartal IV biasanya bullish, ketidakstabilan politik bisa menghambat.
Dolar AS menguat tipis di tengah kekhawatiran politisasi The Fed oleh Trump, yang mengancam independensi bank sentral dan memicu ketidakpastian pasar.
IHSG berisiko koreksi di September 2025 meski aliran dana asing kuat. Sell Muamalat.co.id mungkin terjadi, namun prospek kuartal III/2025 tetap positif.
Gubernur The Fed Lisa Cook menolak mundur meski ditekan Trump terkait dugaan skandal KPR. Cook berkomitmen menjawab tuduhan dan mengumpulkan bukti akurat.
Presiden Trump pertimbangkan menggugat Gubernur The Fed terkait renovasi gedung, di tengah serangkaian kritik terkait kebijakan suku bunga.
Michelle Bowman, Philip Jefferson, dan Lorie Logan dipertimbangkan sebagai calon Ketua The Fed menggantikan Jerome Powell.
Wakil Ketua Pengawasan The Fed, Michelle Bowman, mendukung tiga pemangkasan suku bunga pada 2025 karena data pasar tenaga kerja yang lemah, berbeda dengan pandangan Ketua Jerome Powell.