IHSG rawan tekanan jual asing, pelaku pasar minta BEI implementasi aturan bertahap

IHSG tertekan akibat aturan baru, pelaku pasar minta BEI terapkan reformasi bertahap untuk mengurangi aksi jual asing dan menjaga stabilitas pasar.

IHSG anjlok di bawah 7.000, BEI: Penurunan jangka pendek jadi peluang

Meski IHSG turun, BEI melihat ini sebagai peluang akumulasi jangka pendek karena reformasi transparansi pasar modal diharapkan meningkatkan daya tarik global.

Tekanan global belum surut, IHSG berpotensi rebound

IHSG pekan ini berpotensi rebound jika bertahan di atas 6.950, meski ketegangan Iran-AS dan reformasi pasar modal mempengaruhi arus dana asing.

IHSG pekan depan bergerak terbatas di level 7.000–7.200, cermati saham-saham berikut

IHSG diprediksi bergerak terbatas di level 7.000-7.200 pekan depan, dengan fokus pada data ekonomi penting. Saham MEDC, ENRG, PTRO, ANTM, dan CUAN menarik dicermati.

IHSG bergejolak, analis sarankan beli saham diskon dan dividen tinggi

IHSG turun 17,81% di Q1 2026. Analis sarankan beli saham diskon dan dividen tinggi, fokus pada diversifikasi dan strategi value investing.

Potensi reli IHSG usai Mahkamah Agung AS anulir tarif Trump

IHSG diprediksi reli setelah Mahkamah Agung AS anulir tarif Trump, memberi sentimen positif jangka pendek dan panjang. Investor disarankan cermati sektor potensial.

IHSG sepekan menguat 3,49%, net sell asing tembus Rp16,49 triliun

IHSG naik 3,49% ke 8.212, Muamalat.co.id sell asing capai Rp16,49 triliun. Kapitalisasi pasar BEI naik 3,83%, sementara transaksi harian turun 6,27%.

Mengukur minat IPO hingga rights issue saat pasar saham gonjang-ganjing

Outlook negatif Moody’s untuk Indonesia menekan minat IPO dan rights issue, meningkatkan risiko pasar modal dan biaya pendanaan. IHSG sulit kembali ke level 9.000.