Potensi reli IHSG usai Mahkamah Agung AS anulir tarif Trump
IHSG diprediksi reli setelah Mahkamah Agung AS anulir tarif Trump, memberi sentimen positif jangka pendek dan panjang. Investor disarankan cermati sektor potensial.
IHSG diprediksi reli setelah Mahkamah Agung AS anulir tarif Trump, memberi sentimen positif jangka pendek dan panjang. Investor disarankan cermati sektor potensial.
IHSG naik 3,49% ke 8.212, Muamalat.co.id sell asing capai Rp16,49 triliun. Kapitalisasi pasar BEI naik 3,83%, sementara transaksi harian turun 6,27%.
Outlook negatif Moody’s untuk Indonesia menekan minat IPO dan rights issue, meningkatkan risiko pasar modal dan biaya pendanaan. IHSG sulit kembali ke level 9.000.
OJK menaikkan batas free float saham dari 7,5% ke 15% mulai 2026, namun emiten justru melakukan buyback, mengurangi saham beredar dan free float.
IHSG turun 6,94% pekan ini, namun saham ELPI, AGII, dan ELSA jadi top gainers dengan kenaikan signifikan. Kapitalisasi pasar turun 7,37% menjadi Rp15.046 triliun.
Penangguhan rebalancing MSCI mengguncang IHSG, turun 7,35%. Emiten disarankan tingkatkan transparansi data untuk penuhi standar global dan kurangi risiko tata kelola.
MSCI membekukan perubahan saham Indonesia di indeks globalnya, menghambat harapan masuknya saham BUMI dan SSIA. Langkah ini untuk mengurangi risiko investasi.
Indeks LQ45 diprediksi mengungguli IHSG pada 2026 usai rebalancing, didorong oleh masuknya saham baru dan sektor energi terbarukan yang menarik investor.
Indeks Bisnis-27 ditutup menguat 0,09% ke level 565,37 pada hari ini, Senin (26/1/2026) didorong oleh saham TLKM, ANTM, dan NCKL.
IHSG ditutup menguat 0,64% ke ATH baru 9.133,87 pada 19 Januari 2026, dengan kapitalisasi pasar Rp16.670 triliun. Saham BUMI, BBCA, dan BBRI aktif diperdagangkan.